Rekomendasi IDAI, berikut jadwal terbaru dan jenis imunisasi untuk anak

Rabu, 06 Januari 2021 | 21:00 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Rekomendasi IDAI, berikut jadwal terbaru dan jenis imunisasi untuk anak

Jadwal imunisasi influenza dari IDAI tahun 2020 diberikan mulai bayi usia 6 bulan. Imunisasi ini bisa diberikan ulang stiap tahunnya. 

Imunisasi pertama 2 dosis diberikan pada usia 6 bulan - 8 tahun dengan interval minimal 4 minggu. 

Jika anak berusia lebih dari 9 bulan, imunisasi pertama diberikan 1 dosis.

  • MR/MMR 

Vaksin MR ini diberikan saat bayi berusia 9 bulan. Jika sampai umur 12 bulan belum diberi imunisasi MR, bayi bisa diimunisasi MMR. 

Pada anak usia 18 bulan bisa diberikan vaksin MR atau MMR. Pada anak usia 5-7 tahun, diberikan MR (dalam program BIAS kelas 1) atau MMR. 

Baca Juga: 6 Tips ampuh agar anak doyan makan sayur, enggak perlu drama lagi

  • Japanese encephalitis (JE) 

Imunisasi JE diberikan pada bayi di usia 9 bulan di daerah endemis atau yang akan berkunjung ke daerah endemis. 

Booster bisa diberikan pada 1-2 tahun kemudian untuk perlindungan jangka panjang.

  • Imunisasi Varisela

Imunisasi ini mulai diberikan saat anak usia 12-18 bulan. Imunisasi varisela diberikan 2 dosis dengan interval 6 minggu - 3 bulan pada usia 1-12 tahun. 

Setelah usia 13 tahun, vaksin varisela diberikan dengan interval 4-6 minggu.

  • Hepatitis A

Imunisasi Hepatitis A diberikan mulai umur 1 tahun dengan 2 dosis. Dosis kedua diberikan 6-12 bulan kemudian.

Baca Juga: 6 Fakta anak sulung yang jarang diketahui orang, terlahir untuk sukses

  • Tifoid polisakarida

Vaksin ini diberikan saat anak berusia 2 tahun dan dapat diulang setiap tiga tahun.

  • Human papiloma virus (HPV)

Vaksin HPV diberikan untuk anak perempuan pada usia 9-14 tahun sebanyak 2 kali dengan jarak 6-15 bulan atau pada program BIAS kelas 5 dan 6.

Pada umur 15 atau lebih, HPV diberikan 3 kali dengan jadwal 0, 1, 6 bulan (vaksin bivalen) atau 0, 2, 6 bulan (vaksin quadrivalent).

  • Dengue

Jadwal imunisasi dengue dari IDAI 2020 diberikan saat anak berusia 9-16 tahun. 

Hal ini dibuktikan dengan adanya riwayat pernah dirawat dengan diagnosis dengue (pemeriksaan antigen NS-1) dan uji serologis IgM/IgG antidengue positif. Bisa juga dengan pemeriksaan serologi IgG anti dengue positif.

Selanjutnya: Berikut tips sukses toilet training pada anak dalam 3 hari, sila simak Moms

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru