Suhu Dalam Rumah Terasa Panas, Ini Biang Keroknya!

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:00 WIB   Reporter: Kania Paramahita
Suhu Dalam Rumah Terasa Panas, Ini Biang Keroknya!


KONTAN.CO.ID - Udara yang panas mungkin sudah menjadi hal yang akrab bagi penduduk negara tropis seperti Indonesia.

Namun, walaupun sudah terbiasa, adakalanya udara dan hawa panas bisa terasa mengganggu, terutama jika sedang bersantai dengan nyaman di rumah.

Untuk membantu mengurangi hawa panas yang ada di rumah, pertama-tama Anda perlu mengetahui hal-hal apa saja yang bisa membuat rumah terasa lebih panas dari biasanya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Jendela yang terbuka

Dikutip dari laman Homenish, jendela yang dibiarkan terbuka tanpa ditutupi oleh tirai dan sejenisnya akan membuat cahaya matahari masuk dengan mudah ke rumah. Jika terpapar sinar matahari dalam waktu lama, suhu panas akan menumpuk dan membuat rumah Anda terasa lebih panas.

Sirkulasi udara kurang maksimal

Udara yang tidak mengalir dengan bebas bisa membuat rumah terasa sumpek dan makin panas. Untuk mengatasinya, Anda bisa memaksimalkan sirkulasi udara dengan beberapa cara, seperti membuka pintu dan jendela, menggunakan kipas angin, hingga menggunakan exhaust fan.

Plafon rendah

Selain pintu dan jendela rumah yang sering tertutup, plafon rumah yang terlalu rendah juga bisa membuat udara di dalam rumah terasa sumpek dan panas. Jika Anda telanjur memiliki plafon rumah yang rendah, cobalah untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam rumah untuk mengurangi hawa panas.

Baca Juga: Tak Punya AC? Bikin Rumah Sejuk dan Nyaman dengan Cara Ini, Yuk!

Pilihan warna dan bahan atap

Melansir laman 99.co, pilihan warna dan bahan atap ternyata dapat mempengaruhi suhu di dalam rumah, lo. Misalnya, atap dengan warna gelap akan menyerap lebih banyak suhu panas dibandingkan atap berwarna cerah, sedangkan atap berbahan asbes, seng, hingga plastik akan membuat rumah terasa lebih panas dibandingkan atap berbahan genteng.

Udara yang lembap

Tingkat kelembapan udara cukup berpengaruh terhadap suhu di rumah. Semakin tinggi kelembapan udara, hawa panas di rumah akan makin terasa. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan air conditioner atau air humidifier untuk membantu menarik kelembapan tersebut dari rumah Anda.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Dehumidifier untuk Kurangi Kelembapan Udara di Rumah

Peralatan elektronik yang menyala

Dilansir dari Bobvila, peralatan rumah tangga elektronik yang dibiarkan menyala bisa melepaskan panas yang menumpuk, sehingga membuat rumah terasa lebih panas. Anda bisa mengatasinya dengan cara mencabut alat elektronik yang tidak digunakan (misalnya charger ponsel), hingga menggunakan lampu LED.

Tidak ada pohon

Pohon merupakan salah satu peneduh alami yang ampuh membuat rumah terasa lebih sejuk. Jika lingkungan rumah Anda tidak memiliki pohon, maka hal tersebut bisa membuat suhu di sekitar rumah terasa lebih panas. Anda bisa menanam pohon di sekitar rumah atau menempatkan beberapa tanaman hias untuk membantu menyegarkan udara di rumah.

Itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan udara terasa panas di rumah. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Kania Paramahita

Terbaru