Tidak Ada Borobudur, Ini 7 Keajaiban Dunia versi NOWC

Senin, 18 Juli 2022 | 09:43 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Tidak Ada Borobudur, Ini 7 Keajaiban Dunia versi NOWC

ILUSTRASI. Taj Mahal di India salah satu 7 Keajaiban Dunia. Foto: DOK Wikimedia.com


KONTAN.CO.ID - Daftar 7 Keajaiban Dunia versi baru atau New Seven Wonders of the World adalah daftar yang dibuat oleh sebuah yayasan yakni Swiss New Open World Corporation (NOWC) pada tahun 2000 silam.

Yayasan tersebut melakukan voting terhadap 100 juta orang di seluruh dunia mulai tahun 2004 sampai 2005.

Ada 176 nominasi untuk 7 Keajaiban Dunia versi baru, salah satunya Candi Borobudur di Magelang dan Sawah Terasering Tegallalang di Bali. 

Hasil voting kemudian menyaring 77 dari 176 nominasi itu, kemudian dikerucutkan lagi menjadi 21 finalis. Untuk Candi Borobudur dan Sawah Terasering Tagallalang, keduanya tidak masuk dalam daftar finalis. 

Hasil akhir dari 7 Keajaiban Dunia versi baru tersebut diumumkan pada 2007 dan menuai sejumlah kontroversi. Sebab, ada yang tidak terima dengan hasil 7 Keajaiban Dunia versi baru tersebut. 

Baca Juga: Mengatasi Ancaman Situs Pariwisata

Daftar 7 Keajaiban Dunia versi baru 

7 Keajaiban Dunia

Dirangkum dari laman Britannica, berikut adalah daftar 7 Keajaiban Dunia versi baru:

1. Tembok Besar China 

Tembok Besar China adalah salah satu dalam daftar 7 Keajaiban Dunia. Tembok Besar China dibangun pada abad ke-7 SM. 

Bangunan ini memiliki panjang sekitar 8.850 km, namun ada yang menyebut panjang Tembok Besar China adalah 21.200 km. 

Baca Juga: Hasil Kajian: Taman Nasional Komodo Perlu Pembatasan Pengunjung

2. Chichén Itzá, Meksiko

Chichén Itzá, Meksiko adalah salah satu dalam daftar 7 Keajaiban Dunia. Chichén Itzá adalah kota Suku Maya di Semenanjung Yucatán di Meksiko, yang berkembang pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. 

Chichén Itzá adalah bukti kemampuan astronomi Suku Maya. Struktur ini memiliki total 365 anak tangga, jumlah hari dalam satu tahun. 

3. Petra, Yordania

Kota kuno Petra, Yordania, terletak di lembah terpencil, di antara pegunungan batu pasir dan tebing. Konon, Petra menjadi salah satu tempat di mana Musa memukul batu dan air menyembur keluar.

Kemudian salah satu suku bangsa Arab, Nabateans, suku Arab menjadikan Petra sebagai ibu kota mereka. Petra berkembang menjadi pusat perdagangan penting, terutama untuk rempah-rempah. 

Pada masa kejayaannya, Petra dilaporkan memiliki populasi 30.000 orang. Sebuah gempa bumi besar pada tahun 363 M dan tahun 551 M membuat kejayaan Petra merosot dan secara bertahap ditinggalkan.

Baca Juga: Sosialisasi Sadar Wisata Bangkitkan Motivasi Warga Desa Sekitar Labuan Bajo

4. Machu Picchu, Peru

Kemudian yang termasuk dalam 7 Keajaiban Dunia adalah Machu Picchu di Peru. Situs Inca dekat Cuzco, Peru ini "ditemukan" pada tahun 1911 oleh Hiram Bingham. 

Machu Picu terletak di Pegunungan Andes, memiliki teras pertanian, alun-alun, area perumahan, dan kuil. Machu Picchu adalah salah satu dari sedikit reruntuhan utama pra-Columbus yang ditemukan hampir utuh. 

5. Patung Yesus Kristus Sang Penebus, Brasil

Christ the Redeemer, atau Patung Yesus Kristus Sang Penebus di Brasil juga menjadi salah satu dari 7 Keajaiban Dunia. 

Patung Yesus Kristus ini berada di puncak Gunung Corcovado di Rio de Janeiro. Konstruksi dimulai pada tahun 1926 dan selesai lima tahun kemudian. 

Patung ini memiliki tinggi 30 meter, tidak termasuk alasnya, yang tingginya sekitar 8 meter. Sementara, lengannya terentang sepanjang 28 mete. Patung Yesus Kristus ini adalah patung Art Deco terbesar di dunia. 

Baca Juga: Indonesia Pamerkan Keajaiban Alam Pulau Komodo di Expo 2020 Dubai

6. Colosseum, Italia

Colosseum di Roma dibangun pada abad pertama atas perintah Kaisar Vespasianus. Kompleks tersebut mampu menampung 50.000 penonton untuk menyaksikan berbagai acara. 

Namun, Colosseum paling sering digunakan untuk melihat pertarungan gladiator. Menurut beberapa perkiraan, sekitar 500.000 orang meninggal di Colosseum. 

Selain itu, begitu banyak hewan ditangkap dan kemudian dibunuh di sana sehingga spesies tertentu dilaporkan punah.

Baca Juga: Lima destinasi wisata yang menjadi ikon pariwisata Indonesia di panggung dunia

7. Taj Mahal, India

Kemudian, salah satu 7 Keajaiban Dunia adalah Taj Mahal di India. Taj Mahal yang berada di Agra, India ini, dianggap sebagai salah satu monumen paling ikonik di dunia dan mungkin merupakan contoh terbaik arsitektur Mughal. 

Taj Mahal dibangun oleh Kaisar Shah Jahān (memerintah 1628–58) untuk menghormati istrinya Mumtāz Maḥal (“Yang Terpilih dari Istana”), yang meninggal pada tahun 1631 saat melahirkan anak ke-14 mereka. 

Butuh waktu sekitar 22 tahun dan 20.000 pekerja untuk membangun Taj Mahal. 

Demikian penjelasan mengenai daftar 7 Keajaiban Dunia versi terbaru. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru