Tidak punya ijazah atau SKL tidak bisa daftar sekolah kedinasan, ini penjelasan BKN

Jumat, 09 April 2021 | 08:10 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Tidak punya ijazah atau SKL tidak bisa daftar sekolah kedinasan, ini penjelasan BKN

ILUSTRASI. Tidak punya ijazah atau SKL tidak bisa daftar sekolah kedinasan, ini penjelasan BKN.

KONTAN.CO.ID -  Pada siaran pers secara daring Pembukaan Registrasi Sekolah Kedinasan 2021, diinformasikan jika pendaftaran sekolah kedinasan akan dibuka hari ini (9/4) pukul 09.21 WIB. 

Siaran ini disiarkan melalui kanal YouTube Badan Kepegawaian Negara atau BKN pada hari Kamis (8/4) kemarin. 

Dalam konferensi tersebut, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, memberikan berbagai informasi terkait registrasi sekolah kedinasan. 

Beberapa diantaranya tentang persyaratan seperti dokumen, yang harus dipenuhi siswa saat melakukan pendaftaran. 

Beberapa siswa mungkin belum mendapatkan ijazah SMA/SMK sederajat, sehingga dokumen yang didapat adalah Surat Keterangan Lulus atau SKL.

SKL masih diizinkan dipakai untuk mendaftar tetapi tergantung dengan kesepakatan dengan sekolah kedinasan. 

"Sama dengan tahun 2020, kami (BKN) masih menolerir untuk menggunakan SKL. Jika tidak ada SKL maka yang bersangkutan masih berstatus pelajar SMA, maka tidak bisa mendaftar sekolah kedinasan," ucap Suharmen. 

Nilai dari SKL bisa dikosongkan namun bisa dimasukkan nilai rapor. Nilai rapor tersebut menjadi referensi saat proses verifikasi instansi. 

Dokumen selain SKL dan ijazah tidak bisa dipakai

Banyak dari siswa kelas 12 tahun 2021 ternyata belum memiliki SKL atau ijazah SMA/sederajat dan sedang melakukan ujian. 

Kemungkinan SKL untuk siswa tersebut baru bisa didapatkan pada bulan Mei 2021 mendatang. Sehingga mereka hanya memiliki Surat Keterangan Aktif (SKA) Kelas 12. 

Sayangnya, SKA belum pernah digunakan dalam proses pendaftaran sekolah kedinasan. Surat keterangan aktif tidak bisa digunakan karena menyebabkan kerugian bagi siswa. 

Jika siswa dinyatakan lolos seleksi hingga tahap akhir tetapi ternyata tidak lulus SMA, maka siswa tersebut tidak bisa mengikuti pendidikan. 

Namun semua kebijakan dikembalikan ke masing-masing instansi sekolah kedinasan. 

"Jika instansi mengizinkan menggunakan Surat Keterangan Aktif Kelas 12, maka kami (BKN) akan memfasilitasi. Tentu dengan kondisi-kondisi tertentu," terang Suharmen. 

Contoh kondisi yang perlu diperhatikan seperti, jika siswa ternyata tidak lulus SMA, maka mereka tidak bisa menuntut menjadi taruna atau taruni sekolah kedinasan di tahun depan. 

Nilai seleksi sekolah kedinasan tahun 2021 bisa di carry over ke tahun berikutnya seperti skema P1/TL CPNS tahun 2019.

Jadwal penting pendaftaran sekolah kedinasan 2021

  • Pembuatan akun dan pendaftaran: 9-30 April 2021. Dibuka serentak pada 9 April 2021 pukul 09.21 WIB. 
  • Verifikasi administrasi dan pengumuman hasil: 10 April-Mei 2021. 
  • CAT SKD: Minggu keempat Mei-akhir Juni 2021. 
  • Seleksi lanjutan yang jadwalnya akan diinformasikan kemudian.

Selanjutnya: BKN: 8.500 formasi dibuka untuk sekolah kedinasan 2021, paling banyak Kemenhub

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru