2 Gejala virus corona yang tak biasa yang terjadi pada sistem reproduksi

Kamis, 01 Juli 2021 | 21:20 WIB   Penulis: Belladina Biananda
2 Gejala virus corona yang tak biasa yang terjadi pada sistem reproduksi

KONTAN.CO.ID - Ada banyak gejala virus corona yang biasa dialami pasien. Mulai dari demam tinggi, sakit tenggorokan, sakit kepala, hingga sesak napas.

Namun, tahukah Anda bahwa ada gejala lain yang tak biasa dan bisa dialami oleh wanita atau pria.

Mengutip Best Life, virus corona bisa menyebabkan perubahan menstruasi pada wanita dan disfungsi ereksi pada laki-laki. Masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lagi untuk mengetahui, apakah gejala Covid-19 itu bersifat permanen atau sementara.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Endocrinological Investigation, ada banyak pasien Covid-19 yang mengalami hipogonadisme.

Hipogonadisme adalah kondisi di mana organ reproduksi manusia memproduksi hormon seks terlalu sedikit atau bahkan tak memproduksi sama sekali.

Baca Juga: Berapa lama long Covid-19 terjadi dan bagaimana cara mengatasinya

Baca Juga: Perlu Anda waspadai, berikut 4 tanda Long Covid

Selain itu, peneliti juga menemukan fakta, jumlah sel leydig dalam testikel terlalu sedikit. Padahal, ada banyak fungsi sel leydig. Mulai dari menjaga saluran reproduksi, membantu produksi testosteron, hingga membantu regenerasi sperma.

Masalah reproduksi juga dialami oleh wanita. Hasil penelitian menunjukkan, jumlah hormon testosteron dan estrogen pada 842 pasien Covid-19 sedikit.

Gejala virus corona yang dialami wanita sebelum siklus menstruasi datang juga lebih parah. Hal itu terjadi karena jumlah estrogen yang rendah.

Melansir Best Life, ada beberapa kasus yang bisa diatasi dengan terapi kasus. Butuh lebih banyak penelitian untuk benar-benar membuktikan, apakah gangguan reproduksi jadi gejala Covid-19 permanen atau tidak.

Untuk menghindari hal itu dan terhindari dari infeksi virus corona. Penting bagi Anda untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Hindari tempat-tempat dengan penularan virus corona tinggi. Jika terpaksa mengunjungi tempat tersebut, selalu jaga jarak dengan orang lain, pakai masker, dan jaga kebersihan tangan.

Selanjutnya: Bisa berlangsung lebih dari 120 hari, waspadai gejala long Covid-19 pada anak

Editor: Belladina Biananda
Terbaru