4 Daerah kurang hujan terpanjang di Indonesia hingga awal November 2021

Rabu, 17 November 2021 | 14:22 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
4 Daerah kurang hujan terpanjang di Indonesia hingga awal November 2021

ILUSTRASI. 4 Daerah kurang hujan terpanjang di Indonesia hingga awal November 2021. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara.

KONTAN.CO.ID - Meski di beberapa daerah telah turun hujan, masih ada beberapa wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau. Setidaknya, ada empat2QQQX daerah di Indonesia yang tidak mengalami hujan lebih dari dua bulan.

Dirangkum dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berdasarkan jumlah Zona Musim, sebanyak 40,35% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan.

Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, sebagian besar Riau, Sumatra Barat, Jambi, sebagian besar Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung bagian Barat.

Lalu, Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian kecil Jawa Timur bagian selatan, sebagian Bali.

Serta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian Selatan, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Sulawesi Tenggara bagian Selatan, dan sebagian besar Maluku.

Sementara masih ada 59,65% dari jumlah ZOM (Zona Musim) yang ada di Indonesia mengalami musim kemarau dan sejumlah empat daerah tidak mengalami hujan lebih dari dua bulan.

Lantas, mana saja daerah kurang hujan terpanjang hingga awal November 2021?

Baca Juga: Perbedaan genangan dan banjir menurut LAPAN

Daerah kurang hujan terpanjang hingga awal November 2021

Berikut empat daerah yang sudah lama tidak mengalami hujan hingga berada pada kategori panjang ekstrem yakni ada di Nusa Tenggara Timur:

1. Sumba Timur

Wilayah Sumba Timur sudah tidak dilanda hujan selama 217 hari hingga awal November 2021.

2. Nagakeo

Selanjutnya, daerah kurang hujan terpanjang hingga awal November 2021 adalah Nagakeo. Wilayah Nagakeo sudah tidak dilanda hujan selama 141 hari.

3. Lembata

Berikutnya, daerah kurang hujan terpanjang hingga awal November 2021 adalah Lembata. Lembata sudah tidak dilanda hujan selama 135 hari.

4. Sumba Barat Daya

Terakhir, daerah kurang hujan terpanjang hingga awal November 2021 adalah Sumba Barat Daya. Sumba Barat Daya sudah tidak dilanda hujan selama 97 hari.

Untuk itu, sebaiknya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kurang hujan untuk menghemat penggunaan air. Supaya dampak kekeringan akibat kemarau bisa dihadapi bersama

Baca Juga: 6 Tips menghindari pakaian bau apek saat musim hujan, mudah!

Dampak kekeringan meteorologis biasanya diikuti antara lain, berkurangnya persediaan air untuk rumah tangga dan pertanian serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan dan perumahan.

Selain itu, masih ada pula sejumlah dampak kekeringan yang bisa terjadi di wilayah kurang hujan:

1. Matinya berbagai macam tanaman

Tanaman merupakan salah satu sumber kehidupan manusia. Selain menjadi pasokan makanan, tanaman juga sangat bermanfaat untuk penghasil oksigen yang dibutuhkan tubuh.

Mayoritas tanaman akan mati apabila kekeringan. Hal ini bisa berdampak pada kurangnya oksigen, pangan, dan maraknya polusi.

2. Minimnya sumber air minum.

Manusia dapat bertahan selama beberapa hari tanpa makanan, namun tanpa minuman manusia akan kesulitan bertahan hidup. Kurangnya sumber air minum dapat menyebabkan dehidrasi dan sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

3. Minimnya sumber air untuk kebutuhan sehari-hari

Air merupakan komponen yang paling penting bagi manusia. Selain untuk minum air juga digunakan untuk kebutuhan MCK, memasak, dan kebutuhan lainnya. Kurang sumber air akan berdampak pada kesehatan manusia.

Selanjutnya: Apa kata Menteri BUMN Erick Thohir soal penyelenggaraan Formula E?

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru