Apa itu banjir? Ini penyebab dan hal yang harus dilakukan saat serta setelah banjir

Kamis, 25 November 2021 | 12:12 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa itu banjir? Ini penyebab dan hal yang harus dilakukan saat serta setelah banjir

ILUSTRASI. Sejumlah warga menaiki perahu saat melintasi jalan raya yang terendam banjir di Sintang, Kalimantan Barat, Rabu (10/11/2021). ANTARA FOTO/Jane Elisabeth Wuysang.

KONTAN.CO.ID - Banjir adalah bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Banjir ialah keadaan di mana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar dan berlangsung lebih dari 24 jam. 

Sementara banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.

Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Namun, kadang kala banjir bisa datang tiba-tiba akibat dari angin badai atau kebocoran tanggul yang biasa disebut banjir bandang.

Baca Juga: 5 Cara mencegah banjir agar tidak masuk rumah

Ada sejumlah penyebab banjir yang harus diketahui oleh masyarakat. Di antaranya adalah curah hujan yang tinggi, permukaan tanah lebih rendah dibanding muka air laut, serta wilayah terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan sedikit resapan air. 

Selain itu, penyebab banjir adalah pendirian bangunan di sepanjang bantaran sungai, aliran sungai tidak lancar akibat terhambat oleh sampah, serta kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai. 

Setiap orang harus waspada dengan banjir meskipun bukan tinggal di wilayah rawan banjir. 

Baca Juga: Cuaca hari ini di Jabodetabek hujan ringan hingga lebat, tetap bawa payung

Hal-hal yang perlu dilakukan saat banjir

Dirangkum dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, berikut adalah sejumlah hal yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir:

  • Bila memungkinkan tinggikan bangunan rumah, buat dinding penghalang banjir, dan lindungan rumah dengan cat waterproof atau tahan air.
  • Amankan dokumen penting seperti : Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, buku tabungan, sertifikat, dan benda-benda berharga dari jangkauan air.
  • Buatlah rencana penyelamatan dan komunikasi apabila banjir datang.
  • Persiapkan ketersediaan air bersih, P3K, dan alat evakuasi standart.
  • Matikan listrik di dalam rumah dan hubungi petugas PLN untuk mematikan aliran listrik.
  • Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.
  • Mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sedini mungkin. Apabila akan meninggalkan rumah pastikan dalam keadaan terkunci dan aman.
  • Jangan berjalan atau berkendara di aliran banjir untuk menghindari terseret arus. 

Baca Juga: Waspada, ini 7 hal yang harus dilakukan saat banjir

 

Hal yang dilakukan setelah banjir 

Sementara itu, berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan setelah terjadi banjir:

  • Secepatnya membersihkan rumah dan halaman dari sisa air banjir, lumpur, dan sampah.
  • Waspada terhadap kemungkinan binatang berbisa seperti ular, lipan, tikus, kecoa, lalat, dan nyamuk yang ikut terbawa aliran banjir.
  • Gunakan antiseptik untuk membunuh kuman kuman penyakit.
  • Segera gunakan persediaan air bersih untuk mengurangi risiko diare karena penyakit ini paling sering menjangkit korban banjir.
  • Usahakan selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan.
  • Terus ikuti perkembangan informasi mengenai banjir dari media serta petugas di komunitas Anda.

Selanjutnya: Kencing batu, apa saja gejala, penyebab, dan pencegahannya?

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru