KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 22 September. Tanggal 22 September 2026 diperingati dengan sejumlah momentum penting, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Peringatan tersebut mencakup bidang keselamatan lalu lintas, lingkungan, konservasi satwa, hingga keselamatan pelayaran.
Di Indonesia, 22 September menjadi tanggal penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia karena bertepatan dengan terbentuknya Seksi Lalu Lintas Jalan pada 1955.
Baca Juga: Apa Hari Besar 16 Juni? Ini 3 Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia
Tanggal yang sama juga diperingati sebagai Hari Menara Suar untuk mengingat peran fasilitas navigasi pelayaran dan para petugas yang menjaganya.
Sementara itu, di tingkat global terdapat World Car-Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia yang mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.
Ada pula World Rhino Day atau Hari Badak Sedunia yang menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan lima spesies badak yang masih bertahan di dunia.
Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia
Hari Besar 22 September
Berikut latar belakang setiap hari besar yang diperingati pada 22 September 2026.
1. Hari Lalu Lintas Bhayangkara
Pertama, ada Hari Lalu Lintas Bhayangkara diperingati setiap 22 September untuk mengenang terbentuknya Seksi Lalu Lintas Jalan di tingkat pusat pada 22 September 1955.
Berdasarkan sejarah yang dipublikasikan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Kepala Jawatan Kepolisian Negara pada saat itu mengeluarkan Order No. 20/XVI/1955 tentang Pembentukan Seksi Lalu Lintas Jalan. Seksi tersebut berada langsung di bawah Kepala Kepolisian Negara.
Pembentukan tersebut menjadi salah satu tonggak perkembangan organisasi kepolisian yang menangani persoalan lalu lintas di Indonesia. Pada masa awal, tugasnya antara lain mengumpulkan informasi terkait lalu lintas jalan, menyusun peraturan dan peringatan, mengawasi pelaksanaan peraturan lalu lintas, serta menangani persoalan kecelakaan lalu lintas.
Karena tanggal pembentukan Seksi Lalu Lintas Jalan tersebut jatuh pada 22 September, tanggal yang sama kemudian menjadi acuan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI
2. Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia
Melansir laman PBB, Tanggal 22 September juga dikenal sebagai World Car-Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia. Peringatan ini mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mencoba alternatif transportasi seperti berjalan kaki, bersepeda, serta menggunakan transportasi umum.
European Mobility Week menjadikan 22 September sebagai tanggal yang secara umum digunakan untuk penyelenggaraan Car-Free Day. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye mobilitas berkelanjutan yang berlangsung pada 16-22 September.
Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui laman UN Environment Programme juga menjelaskan bahwa World Car-Free Day digelar setiap tahun pada atau sekitar 22 September.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai manfaat mengurangi penggunaan mobil, termasuk menekan polusi udara serta mendorong aktivitas berjalan kaki dan bersepeda.
Dengan demikian, Hari Bebas Kendaraan Bermotor dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 21 Juli? Ini 3 Hari Besar Nasional dan Internasional
3. Hari Badak Sedunia
Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day diperingati setiap 22 September. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keberadaan dan perlindungan lima spesies badak di dunia.
International Rhino Foundation menyebut World Rhino Day telah diperingati secara internasional sejak 2011. Peringatan tersebut mencakup lima spesies badak, yakni badak hitam, badak putih, badak India, badak Sumatra, dan badak Jawa.
Hari Badak Sedunia juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap ancaman yang dihadapi satwa tersebut. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah perdagangan cula badak serta mitos mengenai khasiat cula yang tidak memiliki dasar ilmiah.
International Rhino Foundation menyebut populasi badak dunia saat ini tersisa kurang dari 27.000 individu dan empat dari lima spesies badak menghadapi ancaman kepunahan.
Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap konservasi, perlindungan habitat, penanggulangan perburuan ilegal, serta upaya menjaga populasi badak untuk generasi mendatang.
Baca Juga: Apa Hari Besar 15 April? Ada Hari Seni Sedunia dan 4 Peringatan Lain
4. Hari Menara Suar Nasional
Di Indonesia, 22 September juga diperingati sebagai Hari Menara Suar. Peringatan ini berkaitan dengan pentingnya menara suar dalam mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.
Kementerian Perhubungan menyebut Hari Menara Suar diperingati pada 22 September. Menara suar merupakan bagian dari sarana bantu navigasi pelayaran yang membantu kapal menentukan posisi dan haluan, menunjukkan arah daratan atau pelabuhan, serta dapat berfungsi sebagai penanda wilayah.
Keberadaan menara suar menjadi semakin penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Fasilitas tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk pulau-pulau terpencil dan wilayah terluar Indonesia.
Selain menyoroti fungsi bangunan menara suar, peringatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para petugas yang bertanggung jawab menjaga fasilitas navigasi tersebut agar tetap berfungsi.
Kementerian Perhubungan sebelumnya menyebut menara suar dan para petugasnya memiliki peran penting dalam membantu kapal melewati wilayah laut dengan aman. Menara suar juga memiliki fungsi strategis sebagai bagian dari sistem keselamatan pelayaran Indonesia.
Tonton: Asap Hitam di Bandara Riyadh: Apa Hubungannya dengan Konflik Houthi?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News