Aritmatika sosial: Cara menghitung berat bruto, netto, dan tara

Rabu, 08 Desember 2021 | 14:42 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Aritmatika sosial: Cara menghitung berat bruto, netto, dan tara

ILUSTRASI. Aritmatika sosial: Cara menghitung berat bruto, netto, dan tara. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah.


KONTAN.CO.ID - Setiap benda memiliki berat bruto, netto, dan tara. Untuk menghitungnya, Anda bisa menggunakan rumus tersendiri. 

Anda pasti pernah membeli sebuah barang seperti snack. Dalam kemasan snack terdapat berbagai jenis informasi termasuk netto snack tersebut. 

Selain netto, setiap produk memiliki berat bruto dan tara. Ketiga istilah ini merupakan istilah yang berkaitan dengan berat barang. 

Bersumber dari e-modul Matematika Aritmetika Sosial Kemendikbud Ristek, bruto adalah berat kotor suatu benda.

Baca Juga: Selain gunung meletus, ini 5 jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia

Bruto terdiri dari berat bersih dan berat tempat suatu barang tersebut. Sedangkan netto adalah berat bersih atau berat sebenarnya dari suatu barang. Tara merupakan berat dari kemasan suatu barang atau potongan berat dari barang. 

Rumus dan cara menghitung bruto, netto, dan tara

Seperti penjelasan di atas, bisa disimpulkan bruto atau berat kotor merupakan berat gabungan antara berat bersih dan berat kemasan. 

Sedangkan netto merupakan berat bersih suatu benda tanpa ditambah berat kemasan. Tara adalah selisih dari berat kotor dengan berat bersih. Rumus dari ketiganya seperti berikut ini

Bruto = Netto + Tara
Netto = Bruto - Tara
Tara = Bruto - Netto

Baca Juga: Lowongan kerja Pamapersada Nusantara terbaru Desember 2021 buat fresh graduate

Contoh soal untuk mencari bruto, netto, dan tara bisa dilihat di bawah ini. 

Ibu membeli 1 karung tepung untuk membuat donat yang akan dijual. Dalam kemasan tepung tertulis berat bersih (netto) tepung seberat 50 kg. Saat ditimbang 1 karung tersebut memiliki berat 52 kg. Berapakah nilai tara dari 1 karung tepung yang Ibu beli?

Jawaban:

Seperti keterangan dari soal di atas, 1 karung tepung memiliki berat bersih atau 50 kg. 

Saat ditimbang, 1 karung tepung memiliki bobot sebesar 52 kg yang artinya berat tersebut merupakan gabungan dari berat bersih tepung dan berat karung pembungkus. 

Untuk mencari berat karung atau tara, kita bisa memakai rumus untuk mencari tara yaitu "Bruto - Netto". Pengaplikasian rumus tersebut sebagai berikut.

Tara = Bruto - Neto
Tara = 52 kg - 50 kg
Tara = 2 kg

Jadi berat tara atau berat karung pembungkus tepung yang dibeli Ibu adalah 2 kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru