Bakal ada fenomena gerhana bulan Super Blood Moon malam ini, simak faktanya

Rabu, 26 Mei 2021 | 12:08 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Bakal ada fenomena gerhana bulan Super Blood Moon malam ini, simak faktanya

ILUSTRASI. Bakal ada fenomena gerhana bulan Super Blood Moon malam ini, simak faktanya ini. ANTARA FOTO/Rahmad/hp.

KONTAN.CO.ID -  Masyarakat Indonesia bisa menikmati fenomena gerhana bulan total pada malam hari ini (26/5). 

Gerhana bulan merupakan fenomena dimana sinar matahari yang biasanya dipantulkan oleh bulan terhalang oleh bumi. Pada saat gerhana bulan, posisi matahari bumi dan bulan sejajar.

Gerhana bulan yang akan terjadi nanti malam bukan gerhana bulan biasa melainkan Bulan Merah Super atau Super Blood Moon

Jika biasanya gerhana hanya bisa disaksikan di beberapa wilayah, Super Blood Moon bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia bahkan tanpa bantuan alat optik.

Uniknya, bersumber dari laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), gerhana bulan total ini hanya datang setiap 195 tahun sekali.

Selain itu, fenomena gerhana bulan malam ini beriringan dengan terjadinya Perige atau kondisi dimana bulan berada di jarak terdekat dengan bumi. 

Fase total gerhana bulan Super Blood Moon berlangsung cukup singkat yaitu selama 14 menit 30 detik. 

Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 18.18.43 WIB/19.43.18 WITA/20.43.18 WIT. Pada waktu tersebut gerhana akan berjarak 357.464 kilometer dari bumi. 

Sedangkan untuk puncak Perige terjadi saat pukul 08.57.46 WIB / 09.57.46 WITA / 10.57.46 WIT dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi. 

Baca Juga: Cari sekolah? Ini jadwal PPDB Jakarta 2021 dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK

Super Blood Moon dapat disaksikan di banyak negara

Karena jarak bulan saat Super Blood Moon berada di titik terdekat dengan Bumi, gerhana unik ini bisa disaksikan di banyak negara. 

Seperti yang disampaikan LAPAN, lebar sudut bulan lebih besar 13,77 persen dibandingkan saat ada di titik terjauhnya atau apoge

Selain itu kecerlangannya 15,6 persen lebih terang dibandingkan dengan rata-rata. Dengan kata lain, kecerlangan Bulan 29,1 persen lebih terang dibandingkan saat apoge

Super Blood Moon bisa disaksikan di Asia Tenggara, Australia, Asia Timur, Oseania, Selandia Baru, dan sebagian besar benua Amerika. 

Selain unik, gerhana bulan total kali ini juga sangat spesial karena bertepatan dengan Hari Raya Waisak. 

Detik-detik Waisak terjadi saat Waisak Purnima atau Purnama Waisak yang jatuh pada 15 suklapaksa di bulan Waisak. 

Waisak tahun ini jatuh pada 26 Mei 2021 pukul 18.13.30 WIB/19.13.30 WITA/20.13.30 WIT. 

Jadwal pengamatan serta wilayah penampakan Super Blood Moon

Agar tidak ketinggalan menyaksikan fenomena alam yang terjadi setiap 195 tahun sekali ini, Anda perlu tahu jadwal terjadinya Super Blood Moon

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal dan wilayah untuk melihat fase-fase gerhana bulan. Jadwal dan wilayah Super Blood Moon Mei 2021 diantaranya sebagai berikut

  • Fase awal gerhana bulan (pukul 15.46.12 WIB/16.46.12 WITA/17.46.12 WIT): Melintas memotong Papua bagian tengah sehingga seluruh proses gerhana bulan bisa dilihat di provinsi Papua. 
  • Fase gerhana bulan sebagian (pukul 16.44.38 WIB/17.44.38 WITA/18.44.38 WIT): fase ini bisa dilihat di wilayah Indonesia Timur, Pulau Sulawesi bagian Timur, dan Nusa Tenggara Timur. 
  • Fase gerhana bulan total (masuk pukul 18.09.21 WIB/19.09.21 WITA/20.09.21 WIT): Dapat disaksikan di seluruh wilayah di Indonesia kecuali sebagian Riau, Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
  • Puncak gerhana bulan (pukul 18.18.43 WIB/19.18.43 WITA/20.18.43 WIT): Masyarakat di seluruh Indonesia bisa melihat fase ini kecuali sebagian kecil Riau, sebagian Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. 
  • Fase gerhana bulan total berakhir (pukul 18.28.05 WIB/19.28.05 WITA/20.28.05 WIT): Dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia kecuali sebagian Sumatera Utara dan Aceh.
  • Fase gerhana bulan sebagian berakhir (pukul 19.52.48 WIB/20.52.48 WITA/21.52.48 WIT): Bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. 
  • fase gerhana bulan berakhir (pukul 20.51.14 WIB/21.51.14 WITA/22.51.14 WIT): Bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Selanjutnya: Untuk SMA dan SMK, begini jalur serta ketentuan PPDB Jateng tahun ajaran 2021/2022

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru