Ini 5 Perbedaan Pertalite dengan Pertamax yang Perlu Diketahui

Senin, 05 September 2022 | 14:30 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Ini 5 Perbedaan Pertalite dengan Pertamax yang Perlu Diketahui

ILUSTRASI. Beda antara Pertalite dengan Pertamax. ANTARA FOTO/Ampelsa.


KONTAN.CO.ID - Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite, Solar bersubsidi, dan Pertamax naik mulai 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. Harga Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. 

Kemudian, harga Pertamax juga naik dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter untuk wilayah Pulau Jawa. Sementara harga Solar subsidi naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. 

Sebelumnya, harga BBM nonubsidi Pertamina per 1 September 2022 turun untuk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Harga Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp 17.900-Rp 18.600 menjadi Rp 15.900-Rp 16.600 per liter tergantung wilayah. Kemudian, harga Dexlite yang sebelumnya Rp 17.800-Rp 18.500 menjadi Rp 17.100-Rp 17.800 per liter tergantung wilayah.

Sementara harga Pertamina Dex menjadi Rp 17.400-Rp 18.100 dari sebelumnya Rp 18.900-Rp 19.600 per liter tergantung wilayah.

Lantas, apa perbedaan antara Pertalite dan Pertamax? 

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak Lebih dari US$ 2 Per Barel Jelang Pertemuan OPEC+

Beda Pertalite dan Pertamax

Dirangkum dari keterangan resmi Lifepal.co.id, berikut adalah perbedaan dasar antara Pertalite dengan Pertamax yang jarang diketahui masyarakat:

1. Nilai oktan

Pertalite dan Pertamax memiliki nilai oktan yang berbeda. Angka ini menunjukan bahwa besaran tekanan yang bisa diberikan sebelum pembakaran bensin secara spontan. 

Semakin tinggi nilai oktan suatu bahan bakar, maka BBM akan lebih lama untuk terbakar. Oktan atau RON juga berguna sebagai indikator penggunaan bahan bakar bagi jenis kendaraan. 

Biasanya, setiap perusahaan yang memproduksi kendaraan mengeluarkan nilai minimum RON untuk setiap kendaraannya. Pertalite memiliki RON (Research Octane Number) 90 dan Pertamax 92. 

Baca Juga: Murah Banget, Inilah Harga Motor Listrik Gesits hingga Viar per September 2022

2. Kompresi mesin

Selanjutnya adalah kompresi mesin yang juga bisa dijadikan patokan perbedaan pertalite dan pertamax. Pertamax dibuat untuk mesin dengan kompresi diatas 10:1 sampai 10,9:1. 

Sementara itu, Pertalite ditujukan untuk kompresi di bawah Pertamax, yaitu 9:1 hingga 10:1.

Meski begitu, Pertamax memiliki kandungan yang kurang lebih sama dengan Pertalite, yaitu mengandung zat aditif seperti pembersih, anti karat, dan zat penjaga kemurnian bahan bakar dari air atau demulsifier.

3. Warna cairan

Warna cairan menjadi perbedaan dasar antara Pertalite dengan Pertamax. Pertalite biasanya berwarna hijau, sedangkan Pertamax berwarna biru, dan untuk Pertamax Turbo berwarna merah.

Namun, perlu diketahui bahwa warna asli BBM hasil produksi dari kilang Pertamina adalah bening. Perbedaan warna masing-masing jenis bensin hanya untuk memudahkan operasional di lapangan dan konsumen membedakan jenis BBM yang digunakan.

Baca Juga: KAI Kembali Gelar KAI Expo 2022, Hadirkan 77.000 Tiket Promo

4. Tingkat polusi

Semakin tinggi nilai oktan dari sebuah BBM, maka polusinya justru semakin kecil. Oleh karena itu jika dibandingkan antara Pertalite dengan Pertamax, maka Pertalite jauh lebih berpolusi dibandingkan dengan Pertamax.

5. Harga

Perbedaan Pertalite dan Pertamax yang terakhir adalah harga, Pertalite memiliki harga yang lebih murah daripada Pertamax. Harga Pertamax lebih mahal dibandingkan Pertalite lantaran nilai oktannya lebih tinggi. 

Namun, meski lebih mahal sebenarnya Pertamax lebih irit dibandingkan dengan Pertalite. 

Itulah beberapa perbedaan dasar antara bahan bakar Pertalite dan Pertamax yang perlu Anda ketahui agar bisa menyesuaikan kebutuhan BBM dengan jenis kendaraan yang dimiliki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru