KONTAN.CO.ID - Cek fenomena astronomi bulan September 2025. Memasuki bulan September 2025, langit malam akan kembali dihiasi berbagai fenomena astronomi menarik yang dapat diamati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Peristiwa langit ini tidak hanya memanjakan mata para penggemar astronomi, tetapi juga menjadi momentum edukatif tentang keteraturan alam semesta.
Mulai dari fase bulan, hujan meteor, hingga peristiwa gerhana sebagian, semuanya menambah warna dalam perjalanan kosmik yang dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat.
Berikut ini informasi mengenai fenomena astronomi bulan September 2025, dirangkum dari Space.com dan Star Walk.
Baca Juga: Black Moon 23 Agustus: Apa Itu dan Bagaimana Cara Melihatnya?
Fenomena Astronomi September 2025
1. Gerhana Bulan Total (Blood Moon) pada 7 September
Malam tanggal 7 September (pukul 17:30–19:56 UTC) atau 00.30 WIB, Bulan akan sepenuhnya memasuki bayangan Bumi, menghasilkan Blood Moon. Wujud dari bulan merah yang dramatis karena pembiasan cahaya matahari melalui atmosfer bumi.
Fase total berlangsung sekitar 82 menit, menjadikannya salah satu gerhana terlama dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini dapat disaksikan penuh dari Asia, Australia, dan timur Afrika serta tampak saat Bulan terbit di sebagian Eropa dan Afrika.
Baca Juga: Black Moon Agustus 2025: Fenomena Langka yang Harus Ditunggu
2. Konjungsi dan Dekatnya Bulan dengan Planet
- 8 September diprediksi Hampir 98% cahaya Bulan dekat dengan Saturnus (~3°3') dan kemudian dengan Neptunus (~2°33') di rasi Pisces. Objek bisa dilihat dengan mata telanjang atau teropong sederhana.
- 12 September diprediksi Bulan yang bercahaya 68% melintas dekat Pleiades (~1°), ideal untuk perilisan foto langit rendah cahaya.
- 16 September diprediksi Fase Bulan (~29%) dekat Jupiter (~4°4') di rasi Gemini, terlihat jelas lewat teleskop atau binokular.
- 19 September diprediksi Bulan (~6%) mulai menutupi (occultation) Venus. Selain itu, Venus juga dekat Regulus (~0°24'), membentuk formasi langka yang bisa diikuti malam itu.
3. Saturnus di Titik Oposisi pada 21 September
Saturnus akan berada di posisi oposisi (sejajar dengan Matahari dan Bumi), sehingga tampak lebih terang dari biasanya selama malam hari. Cincin planet ini paling mudah diamati dengan teleskop ukuran menengah sampai besar sekitar pukul 05:37 UTC atau 12.37 WIB.
Baca Juga: Jadwal Hujan Meteor Perseid dan Cara Melihatnya pada Waktu Puncak 12-13 Agustus 2025
4. Gerhana Matahari Parsial pada 21 September
Pada hari yang sama, tanggal 21 September pukul 17:29–21:54 UTC atau 00.29 WIB, terjadi gerhana Matahari parsial di belahan Bumi selatan, terutama di wilayah Antartika, Samudra Pasifik Selatan, dan Ujung Selatan Australia. Di Indonesia tidak terlihat, tetapi fenomena ini menambah makna astronomi global bulan ini.
5. Equinox Musim Gugur / Semi pada 22–23 September
Fenomena September Equinox terjadi sekitar pukul 18:17 UTC atau 01.17 WIB tanggal 22 September, saat Matahari tepat berada di atas khatulistiwa. Kedua belahan Bumi yakni utara dan selatan akan mengalami durasi siang dan malam yang hampir sama.
Baca Juga: Ini yang Harus Anda Ketahui Mengapa 5 Agustus 2025 jadi Hari Terpendek
6. Neptunus di Oposisi pada 23 September
Satu hari setelah equinox, planet Neptunus mencapai oposisi sekitar pukul 12:45 UTC atau 19.45 WIB. Ini saat terbaik untuk melihat Neptunus akan tampak lebih terang dibanding waktu lain tahun ini. Butuh teleskop kuat karena terlalu redup untuk dilihat mata telanjang.
7. Bulan Dekat Mars pada 24 September
Fase pucuk Bulan (~7%) terlihat dekat dengan Mars (~3°54') di rasi Virgo. Kedekatan ini bisa diamati mata telanjang atau teleskop, menambah ragam kejadian langit malam itu.
8. Objek Interstellar 3I/ATLAS
Komet antarbintang 3I/ATLAS diprediksi memasuki kawasan langit dekat konstelasi Libra pada bulan September.
Walau tidak terlihat dari Bumi saat perihelion karena bersembunyi di balik Matahari, ia akan dapat diamati sebelum dan sesudah lewat teleskop di wilayah ekuatorial selama sisa tahun 2025.
Itulah informasi menarik terkait fenomena astronomi bulan September 2025.
Tonton: Eks Wamenaker Noel Ditangkap KPK, Prabowo Malu
Selanjutnya: Kelebihan Vivo Y19 dengan Kamera Triple Lens, Gimana Hasil Foto dan Videonya?
Menarik Dibaca: Kelebihan Vivo Y19 dengan Kamera Triple Lens, Gimana Hasil Foto dan Videonya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News