KONTAN.CO.ID - Umat Islam mulai mencari informasi mengenai awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah karena bulan ini berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji, puasa sunnah, Hari Raya Idul Adha, hingga hari tasyrik.
Salah satu pertanyaan yang banyak dicari adalah 1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa menurut pemerintah dan Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT.
Penetapan awal Dzulhijjah di Indonesia biasanya dilakukan melalui sidang isbat pemerintah yang mengacu pada hasil rukyatul hilal dan hisab.
Sementara itu, sebagian kalangan juga mengikuti sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menggunakan pendekatan kalender Islam internasional berbasis hisab global.
Baca Juga: Makna Peringatan Setiap 8 Maret: Ada Hari Penting Global untuk Hak Perempuan
Perkiraan 1 Dzulhijjah 2026 Menurut Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan secara resmi awal Dzulhijjah 1447 H melalui Sidang Isbat Minggu, 17 Mei 2026.
Namun berdasarkan perhitungan kalender Hijriah sementara, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada:
- Senin, 18 Mei 2026
Jika perkiraan tersebut tidak berubah, maka Hari Raya Idul Adha 1447 H atau 10 Dzulhijjah diperkirakan jatuh pada:
- Rabu, 27 Mei 2026
Meski demikian, tanggal resmi tetap menunggu hasil pemantauan hilal dan keputusan sidang isbat pemerintah.
Baca Juga: Cek Daftar Hari Besar 2 April: Ada 3 Peringatan Penting, Salah Satunya Lawan Hoaks!
Penetapan 1 Dzulhijjah 2026 Menurut KHGT
Sementara itu, sistem Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT Umat Muhammidyah menggunakan metode hisab global sehingga kalender sudah dapat disusun jauh hari sebelumnya.
Menurut kalender KHGT, 1 Dzulhijjah 1447 H juga diperkirakan jatuh pada:
- Senin, 18 Mei 2026
Dengan demikian, Idul Adha 1447 H versi KHGT diperkirakan berlangsung pada:
- Rabu, 27 Mei 2026
Pada sejumlah tahun tertentu, tanggal versi pemerintah dan KHGT bisa berbeda apabila terjadi perbedaan hasil rukyat maupun kriteria penetapan hilal.
Baca Juga: Cek 4 Hari Besar 15 Januari: Hari Desa Nasional hingga Wikipedia Day
Rincian Jadwal Penting Dzulhijjah 1447 H
Jika 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026, maka jadwal penting selama bulan Dzulhijjah diperkirakan sebagai berikut:
| Peristiwa | Tanggal |
|---|---|
| 1 Dzulhijjah 1447 H | Senin, 18 Mei 2026 |
| Awal Puasa Dzulhijjah | Senin, 18 Mei 2026 |
| Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) | Senin, 25 Mei 2026 |
| Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) | Selasa, 26 Mei 2026 |
| Hari Arafah di Tanah Suci | Selasa, 26 Mei 2026 |
| Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) | Rabu, 27 Mei 2026 |
| Hari Tasyrik Pertama (11 Dzulhijjah) | Kamis, 28 Mei 2026 |
| Hari Tasyrik Kedua (12 Dzulhijjah) | Jumat, 29 Mei 2026 |
| Hari Tasyrik Ketiga (13 Dzulhijjah) | Sabtu, 30 Mei 2026 |
Baca Juga: Cek Daftar Hari Penting 13 Desember: Ada Hari Nusantara Nasional
Apa Itu Hari Arafah dan Hari Tasyrik?
Hari Arafah merupakan tanggal 9 Dzulhijjah yang menjadi waktu penting bagi jemaah haji untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Bagi umat Islam yang tidak berhaji, dianjurkan menjalankan puasa Arafah karena memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.
Sementara itu, hari tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Idul Adha, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari tersebut umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan takbir, serta dilarang menjalankan puasa.
Perkiraan awal Dzulhijjah 1447 H menurut pemerintah dan KHGT saat ini sama-sama mengarah pada Senin, 18 Mei 2026. Jika tidak ada perubahan, maka Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu menunggu pengumuman resmi pemerintah melalui sidang isbat untuk memastikan awal bulan Dzulhijjah dan pelaksanaan Idul Adha 1447 H di Indonesia.
Tonton: Trump Klaim Deal Fantastis dengan Xi Jinping, Boeing hingga AI Jadi Sorotan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News