Persiapan untuk Maba, berikut 10 istilah perkuliahan yang perlu diketahui

Selasa, 02 Februari 2021 | 14:24 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Persiapan untuk Maba, berikut 10 istilah perkuliahan yang perlu diketahui

ILUSTRASI. Persiapan untuk Maba, berikut 10 istilah perkuliahan yang perlu diketahui.

KONTAN.CO.ID - Penerimaan Mahasiswa Baru atau PMB tahun 2021 sudah mulai berjalan. Meski perjalanan menjadi mahasiswa baru masih cukup panjang, tidak ada salahnya Anda mengenal istilah-istilah perkuliahan. 

Maklum, pendaftaran SNMPTN segera dibuka dan siswa yang eligible bisa mulai mendaftar. Selain SNMPTN, ada jalur UTBk-SBMPTN 2021 dan ujian mandiri yang bisa didaftar oleh calon mahasiswa baru.

Berbeda dengan saat di SMA, ada beragam istilah baru yang digunakan di kampus.Istilah tersebut akan sering Anda dengar dan gunakan saat sudah menjadi mahasiswa baru. 

Apa saja istilahnya? Simak 10 istilah di dunia perkuliahan di bawah ini:

  • Satuan Kredit Semester

Istilah perkuliahan pertama yang harus diketahui Mahasiswa baru adalah Satuan Kredit Semester atau SKS. 

SKS adalah satuan mata kuliah yang diambil per semester. Saat SMA/SMK, mata pelajaran biasanya sudah disusun selama satu semester. 

Di perkuliahan, mahasiswa memiliki jatah SKS yang berbeda. Mahasiswa juga bisa memilih mata kuliah yang diinginkan sesuai dengan jumlah SKS yang didapat.

Biasanya jatah SKS ditentukan dari nilai IPK yang didapat di semester sebelumnya. Saat semester I, mahasiswa biasanya diberikan paket SKS dari jurusan. 

Baca Juga: Ingin daftar soshum? Simak dulu 20 prodi soshum terketat di SNMPTN 2020 ini

  • Kartu Rencana Studi

Kartu Rencana Studi (KRS) adalah istilah perkuliahan yang sering dipakai di universitas. 

KRS merupakan rekapan mata kuliah yang diambil mahasiswa tiap semesternya. Mahasiswa biasa mengisi KRS melalui online atau bagian kemahasiswaan. 

Di KRS ini akan tertera jumlah mata kuliah yang diambil dan jumlah SKS nya. Ada juga informasi tentang dosen pengampu mata kuliah dan nomor ruang perkuliahan. 

  • Indeks Prestasi Kolumatif

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan nilai rata-rata akhir. Istilah ini biasa dipakai untuk menunjukkan nilai setelah mahasiswa lulus. 

Sedangkan nilai per semester menggunakan istilah IP. IP dihitung dari nilai rata-rata seluruh mata kuliah per semester. 

Nilai ini yang digunakan untuk menentukan jumlah SKS yang bisa diambil semester depan. 

Nilai mata kuliah biasanya ditunjukkan dengan huruf A hingga F. Di beberapa universitas nilai juga ditentukan dengan + dan -, seperti A+, B-. 

Baca Juga: Jelang pendaftaran SNMPTN, kenali perbedaan D4 dan S1

 

  • Himpunan Mahasiswa Jurusan

Ada banyak organisasi kemahasiswaan yang bisa dicoba mahasiswa, salah satunya adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan atau HMJ. 

HMJ merupakan organisasi kemahasiswaan dalam skala yang kecil. Organisasi kemahasiswaan ini diikuti oleh mahasiswa dengan jurusan yang sama. 

  • Senat

Senat adalah organisasi mahasiswa yang bertugas untuk mengawasi kinerja BEM. Senat di bagi menjadi senat fakultas dan senat universitas. 

  • Badan Eksekutif Mahasiswa

Organisasi kemahasiswaan yang paling populer di universitas adalah BEM. BEM sendiri merupakan istilah perkuliahan untuk Badan Eksekutif Mahasiswa. 

Organisasi ini mirip seperti OSIS saat SMA. Ada banyak divisi di BEM. Masing-masing divisi bergerak di untuk kepentingan mahasiswa, universitas dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Cek lagi 20 prodi saintek terketat di SNMPTN 2020, strategi agar tidak salah pilih

  • Unit Kegiatan Mahasiswa

Selain BEM, senat, dan HMJ, ada satu lagi istilah perkuliahan untuk kegiatan mahasiswa. UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa, adalah wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat di berbagai bidang. 

UKM sama dengan ekskul saat SMA. Ada banyak UKM yang disediakan oleh universitas untuk mahasiswa. UKM yang paling umum ada adalah UKM olahraga, teater, hingga media dan jurnalistik.

  • Peminatan studi

Peminatan studi biasa diambil setelah mahasiswa mencapai semester tertentu. Peminatan ini membagi jurusan ke beberapa peminatan khusus. 

Peminatan ini membantu mahasiswa untuk menentukan minta yang mereka sukai. Jurusan ilmu hukum biasanya memiliki peminatan ilmu hukum perdata, pidana, dan yang lainnya. 

Jurusan lain seperti Sastra Inggris juga memiliki peminatan seperti Literature dan Linguistic. 

  • Semester Pendek

SP atau semester pendek adalah istilah perkuliahan selanjutnya yang harus diketahui. 

Terkadang nilai IP tidak memenuhi ekspektasi, mahasiswa bisa mengulang. Mereka bisa mengambil SKS yang sama di semester selanjutnya atau mengambil SP.

SP ini biasa ditawarkan untuk mahasiswa semester akhir yang ingin memperbaiki nilai. 

Jumlah SKS nya tidak sebanyak SKS reguler. Mahasiswa harus membayar ekstra untuk mengikuti SP.

Baca Juga: 10 Universitas swasta terbaik di Indonesia, kualitasnya tidak kalah dengan PTN

 

  • Semester ganjil dan genap

Ada istilah perkuliahan semester genap dan ganjil saat Anda menjadi seorang mahasiswa. 

Semester ganjil adalah masa kuliah pada semester 1, 3, 5, dan 7. Sedangkan semester 2, 4, 6, dan 8 adalah semester genap. 

Mahasiswa yang ingin mengulang mata kuliah semester ganjil, diharuskan mengambil di semester ganjil. 

Hal ini berlaku juga di mata kuliah semester genap. Hal ini dikarenakan mata kuliah genap dan ganjil berbeda.  

  • Kuliah Kerja Nyata

Istilah perkuliahan berikutnya adalah Kuliah Kerja Nyata atau KKN. 

KKN merupakan mata kuliah wajib di banyak universitas. Mahasiswa di semester 5 biasanya akan mengambil mata kuliah ini.

Meskipun masih cukup lama, mahasiswa baru bisa mulai mencari tahu tentang KKN yang dilaksanakan oleh senior-senior. 

Mata kuliah merupakan wadah mahasiswa untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. 

Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu ke masyarakat luas. KKN biasanya berlangsung di daerah-daerah yang berkembang.

Selanjutnya: Jelang pendaftaran SNMPTN, kenali perbedaan D4 dan S1

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Tiyas Septiana
Terbaru