Sejarah Singkat Bank Indonesia, Bank Sentral RI yang Sudah Berusia 69 Tahun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:29 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Sejarah Singkat Bank Indonesia, Bank Sentral RI yang Sudah Berusia 69 Tahun

ILUSTRASI. Sejarah Singkat Bank Indonesia, Bank Sentral RI yang Sudah Berusia 69 Tahun.


KONTAN.CO.ID - Hari ini, 5 Juli 20222, diperingati sebagai Hari Bank Indonesia yang ke-69. Bank sentral Republik Indonesia (RI) ini memiliki sejarah yang panjang. 

Bank sentral memiliki peranan yang penting bagi setiap negara di dunia termasuk Indonesia. Bank ini memiliki fungsi mengelola bidang moneter, pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan negara. 

Bank Indonesia (BI) memiliki wewenang untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk mengatasi ketiga bidang tersebut. 

Sejarah singkat Bank Indonesia

Bersumber dari situs Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, cikal bakal berdirinya Bank Indonesia muncul pada masa penjajahan Belanda.

Bank van Courant en Van Leening berdiri pada tahun 1746 dan merupakan bank pertama di Nusantara. Tugas dari bank ini adalah memberikan pinjaman dengan jaminan emas, perak, perhiasan, dan barang-barang berharga lainnya. 

Enam tahun kemudian, tahun 1752, Bank van Courant disempurnakan dan berganti nama menjadi De Bank van Courant en Bank van Leening. 

Baca Juga: Tidak Punya Akun MyPertamina? Ini Syarat & Cara Beli Pertalite dan Solar Offline

Fungsi dari bank ini adalah memberikan pinjaman kepada pegawai VOC agar mereka dapat menempatkan dan memutarkan uang mereka pada lembaga ini dan memberikan imbalan bunga tertentu.

Karena krisis keuangan, pada tahun 1818, Bank Courant en Bank Van Leening terpaksa ditutup. Pada 1828, didirikan De Javasche Bank yang menjadi cikal bakal Bank Indonesia.

Pemerintah Kerajaan Belanda memberikan octrooi atau hak-hak istimewa kepada De Javasche Bank (DJB) untuk bertindak sebagai bank sirkulasi. 

Bank ini merupakan bank sirkulasi pertama di Asia dan memiliki kewenangan untuk mencetak dan mengedarkan uang Gulden di wilayah Hindia Belanda. Hak tersebut diperpanjang setiap 10 tahun sekali. 

Pada tahun 1922 Pemerintah Belanda menerbitkan undang-undang De Javasche Bank Wet. 

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru