Strict Parent: Alasan, Ciri-ciri, dan Efeknya Terhadap Anak

Minggu, 17 Juli 2022 | 11:40 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Strict Parent: Alasan, Ciri-ciri, dan Efeknya Terhadap Anak


KONTAN.CO.ID - Dalam psikologi, strict parents adalah orang tua yang memiliki standar dan tuntutan tinggi pada anak-anak mereka. 

Dikutip dari laman Parenting for Brain, strict parents dapat menjadi otoritatif atau otoriter terkait dengan kedisiplinan dan responsivitas terhadap kebutuhan anak. 

Namun, ketika strict parents memiliki standar tinggi kepada tetapi tetap memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak mereka, umumnya anak-anak akan menjadi sosok yang lebih baik.

Sayangnya, kebanyakan strict parents bersikap dingin, tidak responsif, dan tidak mendukung anak-anak mereka. Aturan yang diberikan strict parents ke anak-anak mereka seringkali terlalu ketat dan sewenang-wenang.

Orang tua ini tidak mengizinkan anak-anak mereka untuk menyuarakan pendapat mereka atau mempertanyakan keputusan orang tua. Orang tua menjadi strict parents karena berbagai alasan, ada yang baik dan ada yang mementingkan diri sendiri. 

Beberapa alasan strict parents memiliki harapan yang tinggi. Mereka mengajari anak-anak mereka disiplin dan bertanggung jawab. Orang tua ini mengutamakan kepentingan terbaik anak-anak mereka.

Tetapi beberapa alasan strict parents mengontrol karena mereka takut dianggap sebagai orang tua yang tidak kompeten jika anak-anak mereka melakukan kesalahan. Orang tua seperti itu lebih memperhatikan perasaan dan ketidakamanan mereka sendiri daripada kesejahteraan anak-anak mereka.

Baca Juga: Tips Buka Rekening Tabungan Bebas Biaya untuk Edukasi Keuangan Anak

8 Ciri-Ciri strict parents

Sementara itu, dirangkum dari laman Gramedia, berikut adalah ciri-ciri strict parents:

1. Memberikan tuntutan, akan tetapi tidak bersikap responsif

Ciri strict parents adalah otoriter. Sehingga, strict parents sering memberikan banyak peraturan serta tuntutan pada anak. 

Bahkan peraturan yang diterapkan tersebut berdampak pada setiap seluruh aspek yang ada dalam hidup anak, baik itu di rumah maupun ketika anak berada di tempat umum.

2. Sedikit memberikan kasih sayang

Kemudian, ciri strict parents terlihat dingin, jauh dari anak-anak atau tidak dekat, serta kasar. Tidak jarang pula, strict parents bahkan berteriak pada anak serta jarang memberi dukungan maupun pujian. 

Baca Juga: 5 Manfaat yang Didapatkan Jika Mengonsumsi Buah Nangka Secara Rutin

3. Tak jarang memberikan hukuman fisik

Selanjutnya, ciri strict parents adalah tidak akan segan memberikan hukuman fisik pada anak, ketika sang anak dianggap telah melanggar peraturan yang dibuat.

4. Tidak membiarkan sang anak memilih

Keempat, ciri strict parents yakni tidak membiarkan anak untuk memilih atau memberikan pilihan pada anak. 

5. Tidak memercayai anak

Orang tua dengan ciri strict parents serta otoriter, umumnya cenderung tidak mampu memercayai sang anak, sehingga anak pun tidak diberikan peluang untuk membuat keputusannya sendiri. 

Baca Juga: Suka Anyang-anyangan? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya

6. Kerap mempermalukan anak

Lalu, ciri strict parents adalah ia akan memperingatkan anak ketika anak melakukan sesuatu hal yang salah. Selain itu, strict parents juga dianggap kerap mempermalukan anak di depan umum, dengan tujuan agar anak selalu mematuhi peraturan yang mereka buat.

7. Tidak memberikan waktu luang untuk anak

Ciri strict parents lainnya ialah tidak memberikan waktu luang bagi anaknya. Contohnya, orang tua akan meminta anak, untuk melakukan hal-hal atau tugas yang sulit. Akan tetapi, orang tua tidak mau memberikan waktu luangnya untuk membantu anak mengerjakan tugas tersebut.

8. Enggan memberikan penjelasan pada anak

Terakhir, ciri strict parents adalah enggan memberikan penjelasan mengenai peraturan yang diberikan ke anak, serta alasan mereka menerapkan peraturan tersebut.

5 Efek strict parents 

Sedangkan, efek strict parents terhadap anak adalah sebagai berikut: 

1. Anak menjadi tidak bahagia serta depresi

Dalam sebuah jurnal psikologi, dijelaskan bahwa salah satu dampak atau efek strict parents, ialah membuat anak menjadi tidak bahagia serta merasa depresi.

2. Anak bisa memiliki gangguan perilaku

Selain depresi serta tidak bahagia, efek strict parents adalah anak cenderung memiliki gangguan perilaku. Hal ini dikarenakan anak adalah sosok peniru ulung, sehingga ia akan dengan mudah meniru perilaku yang ditunjukan oleh orang tuanya.

Baca Juga: Anak Remaja Manipulatif, Ini Tanda-Tandanya dan Cara Mengatasinya

3. Anak lebih suka berbohong

Selanjutnya, efek strict parents adalah anak menjadi lebih suka berbohong. 

Hal ini lantaran orang tua mendisiplinkan anak dengan cara yang keras dan penuh pengekangan bahkan tanpa kasih sayang, maka rasa takut dalam diri anak pun akan muncul. 

4. Menjadi anak yang suka melakukan bullying

Selain itu, efek strict parents juga bisa mengundang sifat bully ke dalam diri anak. Hal ini dikarenakan, anak melihat cara yang keras dan hukuman fisik yang dilakukan oleh orang tua pada dirinya. 

Sehingga, anak akan menganggap bahwa perlakuan kasar tersebut merupakan hal yang wajar.

Baca Juga: 5 Ide Liburan Seru dengan Anak Meski di Rumah Saja

5. Anak tidak memiliki rasa percaya diri

Efek strict parents lainnya ialah rasa percaya diri dari sang anak akan meredam bahkan hilang. Hal ini lantaran orang tua tidak memberikan kepercayaan dan kesempatan pada anak, untuk mengungkapkan opini dan dilarang mempertanyakan sesuatu.

Demikian penjelasan mengenai strict parents, alasan strict parents, ciri-ciri strict parents, dan efek strict parents.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru