Ternyata, Candi Borobudur Tak Pernah Masuk Dalam Daftar 7 Keajaiban Dunia Kuno & Baru

Rabu, 20 Juli 2022 | 04:49 WIB Sumber: Kompas.com
Ternyata, Candi Borobudur Tak Pernah Masuk Dalam Daftar 7 Keajaiban Dunia Kuno & Baru

ILUSTRASI. Candi Borobudur tidak pernah masuk dalam daftar bergengsi Tujuh Keajaiban Dunia, baik yang kuno maupun terbaru. ANTARA FOTO/Anis Efizudin


KONTAN.CO.ID - Candi Buddha terbesar di Indonesia, Candi Borobudur, acap kali dianggap sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. 

Nyatanya, Candi Borobudur tidak pernah masuk dalam daftar bergengsi Tujuh Keajaiban Dunia, baik yang kuno maupun terbaru. 

Mana saja tujuh keajaiban dunia kuno dan baru?

7 Keajaiban Dunio Kuno

Berikut adalah daftar terbaru Tujuh Keajaiban Dunia Kuno:

Dilansir dari The Collector, daftar Tujuh Keajaiban Dunia atau Seven Wonders of the World pertama kali dibuat oleh para petualang Hellenic yang mengagumi konstruksi buatan manusia.

Daftar ini terdiri dari bangunan-bangunan yang dianggap luar biasa, dan disusun lebih dari 2000 tahun lalu. Sayangnya, di daftar tersebut, hanya ada satu tempat yang masih kokoh berdiri hingga kini, yakni Piramida Giza di Mesir.

Adapun kini, daftar tersebut disebut sebagai Tujuh Keajaiban Dunia Kuno atau Seven Wonders of the Ancient World.

Baca Juga: Di KTT W20, Sandiaga Uno Sebut Perempuan Jadi Tulang Punggung Pariwisata

Dilansir dari Britannica dan National Geographic, berikut daftar Tujuh Keajaiban Dunia Kuno:

  1. Piramida Agung Giza (Great Pyramid of Giza)
  2. Taman Gantung Babilonia (Hanging Gardens of Babylon)
  3. Patung Zeus di Olympia (Statue of Zeus at Olympia)
  4. Kuil Artemis di Ephesus (Temple of Artemis in Ephesus).
  5. Mausoleum Mausolus (Mausoleum at Halicarnassus).
  6. Kolosus di Rodos (Colossus of Rhodes)
  7. Mercusuar Alexandria (Pharos (Lighthouse) of Alexandria). 

Baca Juga: Dafam Hotel Management (DHM) Berencana Kembangkan Resort di KEK Mandalika

7 Keajaiban Dunia Baru

Dilansir dari Britannica, Tujuh Keajaiban Dunia Baru atau New Seven Wonders of the World digagas oleh New Open World Corporation (NOWC), sebuah yayasan dari Swiss pada 2000.

Tujuannya, untuk menggantikan daftar Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Penetapan Tujuh Keajaiban Dunia terbaru ini dilakukan berdasarkan pemungutan suara oleh lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia.

Candi Borobudur masuk dalam daftar nominasi, bersama Sawah Terasering Tegallalang di Bali. Pada 24 Desember 2004, sebanyak 77 situs masuk daftar teratas, kemudian diseleksi kembali menjadi 21 finalis. Baik Borobudur maupun Sawah Terasering Tegallalang, tidak berhasil lolos sebagai finalis.

Tepat pada 7 Juli 2007, NOWC pun mengumumkan daftar Tujuh Keajaiban Dunia Baru di Lisbon, Portugal.

Baca Juga: Danau Toba Jadi Lokasi Penyelenggaraan W20, Ini Alasannya

7 Keajaiban Dunia

Berikut daftar Tujuh Keajaiban Dunia Baru, sebagaimana dilansir dari laman New 7 Wonders of the World:

1. Tembok Besar China

Tembok Besar China mulai dibangun pada abad ke-7 SM, dan berlanjut selama dua milenium. Adapun yang paling terkenal, adalah pembangunan bagian tembok pada 220-206 SM oleh Qin Shi Huang, Kaisar pertama Tiongkok.

Tembok Besar China dibangun dengan tujuan awal untuk melindungi negara dari serangan. Diperkirakan, panjang simbol nasional Tiongkok ini mencapai 20.000 km.

2. Taj Mahal, India

Taj Mahal di India dibangun pada 1632 M oleh kaisar Mughal, Shah Jahan, yang memerintah mulai 1628-1658. Tempat ini merupakan makam istri tercintanya, Mumtaz Mahal, dengan luas kompleks mencapai 42 hektare.

Adapun bangunan Taj Mahal, mencerminkan gaya arsitektur yang menekankan simetri dan keseimbangan.

3. Petra, Yordania

Petra diperkirakan berdiri pada awal 312 SM sebagai ibu kota Nabataeans, oleh orang Nabataean yang tinggal di lembah Wadi Musa selama lebih dari 400 tahun. Lokasinya yang strategis, membuat masyarakat memanfaatkan tempat ini untuk rute perdagangan sutra dan rempah-rempah.

Petra sendiri telah menjadi Situs Warisan Dunia yang tercatat oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO )sejak 1985.

4. Colosseum, Italia

Colosseum, salah satu sisa kejayaan Kekaisaran Romawi.(Wikipedia) Colosseum merupakan ampiteater dengan arkade dan setengah kolom. Bangunan ini dibangun pada 80 M oleh Flavian selama abad pertama Kekaisaran Romawi.

Pada zamannya, Colosseum digunakan sebagai tempat pertunjukan gladiator dan berburu. Tempat ini juga digunakan untuk mengeksekusi tahanan selama empat abad.   

5. Patung Christ the Redeemer, Brazil

Patung ini baru dibangun pada 1926 dan selesai pada 1931, oleh Keuskupan Agung Katolik Roma di Rio de Janeiro, Brazil. Patung Christ the Redeemer memiliki tinggi 125 kaki atau sekitar 38 meter.

Tujuan pembangunan, lantaran 90 persen orang Brazil beragama Katolik. Patung Christ the Redeemer dianggap sebagai patung Art Deco terbesar di dunia, yang terbuat dari beton bertulang seberat 1.145 ton.

6. Chichen Itza, Meksiko

Chichen Itza di Meksiko dibangun antara abad ke-9 dan ke-12 M. Tempat ini berfungsi sebagai kuil untuk Dewa Kukulkan, dewa ular Suku Maya. Chichen Itza juga sekaligus menjadi kota kuno, bagian dari peradaban Suku Maya. Strukturnya setinggi 79 kaki atau sekitar 24 meter, dengan tambahan 20 kaki atau sekitar 6 meter untuk candi.

7. Machu Picchu, Peru

Dibangun pada pertengahan abad ke-15 M oleh Suku Inca, tempat ini terletak di lereng timur Pegunungan Andes. Kebanyakan arkeolog percaya bahwa Machu Picchu dibangun sebagai perkebunan untuk Kaisar Inca Pachacuti yang memerintah pada 1438-1472.

Tempat ini digunakan mulai pertengahan abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-16 M. Kemudian, Machu Picchu ditinggalkan dengan alasan yang tidak jelas.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daftar 7 Keajaiban Dunia Baru, Tak Ada Candi Borobudur"
Penulis : Diva Lufiana Putri
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru