Tidak setuju kebijakan privasi baru WhatsApp, begini nasib akun Anda

Senin, 22 Februari 2021 | 19:05 WIB Sumber: MacRumors
Tidak setuju kebijakan privasi baru WhatsApp, begini nasib akun Anda

KONTAN.CO.ID - WhatsApp kembali memperingatkan penggunanya bila tidak menyetujui kebijakan privasi baru yang telah diumumkan sebelumnya. Imbasnya, user atau pengguna yang tidak menyetujui perubahan kebijakan tersebut tidak bisa membaca dan mengirimkan pesan.

Beberapa waktu yang lalu, pengguna WhatsApp dibuat galau dengan kebijakan privasi baru yang telah diumumkan. Alih-alih untuk meningkatkan fitur bisnis dengan mengintegrasikan WhatsApp dan Facebook, justru banyak pengguna yang tidak setuju dengan keputusan tersebut.

Namun demikian, WhatsApp perlahan mulai menggambarkan bagaimana jadinya jika user tidak menyetujui kebijakan tersebut. Mengutip dari MacRumor.comTecCrunch melaporkan, WhatsApp secara perlahan bakal meminta penggunanya untuk mengikuti kebijakan barunya.

Setidaknya sampai 15 Mei nanti, kalau pengguna WhatsApp masih belum menyetujui, fitur utama aplikasi tersebut tidak akan berfungsi semestinya. 

"Untuk sementara, pengguna yang tidak menyetujui kebijakan tersebut masih bisa mendapatkan notifikasi dan panggilan, tetapi tidak bisa mengirim dan membaca pesan," kata WhatsApp dikutip Kontan.co.id dari FAQ WhatsApp.

Baca Juga: Manjakan pengguna, ini 3 fitur baru WhatsApp yang segera hadir

Jadi bisa dipastikan, bila pengguna WhatsApp bersikeras tidak mengikuti kebijakan tersebut, aplikasi yang biasa mereka gunakan ini tidak bisa berfungsi semestinya. Fungsi utama WhatsApp adalah untuk berkomunikasi satu sama lain, baik mengirim maupun menerima pesan.

WhatsApp juga telah meluruskan terkait keamanan yang mereka gunakan. Seluruh obrolan di WhatsApp teah menggunakan enkripsi end-to-end, artinya hanya mereka yang melakukan percakapan yang bisa membaca pesan tersebut.

Perubahan kebijakan privasi tersebut hanya berimbas untuk kepentingan bisnis saja, tidak untuk obrolan yang umumnya pengguna WhatsApp lakukan. Untuk informasi selengkapnya seputar kebijakan privasi baru WhatsApp bisa kunjungi llink berikut ini.

Perlu diketahui, WhatsApp sendiri bakal menghapus akun yang selama 120 hari lebih tidak aktif. Yang dianggap tidak aktif adalah akun yang tidak terhubung dengan internet sama sekali.

Namun demikian, pengguna juga bisa menghapus akun WhatsApp secara mandiri.

WhatsApp juga memperingatkan untuk berpikir kembali sebelum menghapus akun. Sebab, seluruh riwayat obrolan, grup, dan sebagainya bakal ikut hilang juga ketika akun WhatsApp dihapus.

Selanjutnya: Jadi viral, jumlah unduhan aplikasi Clubchouse di seluruh dunia meroket!

 

Editor: Arif Budianto


Terbaru