O

WHO membedah segala hal tentang Vaksin COVID-19 Sinovac, patut disimak!

Sabtu, 05 Juni 2021 | 07:07 WIB   Reporter: Hasbi Maulana
WHO membedah segala hal tentang Vaksin COVID-19 Sinovac, patut disimak!

ILUSTRASI. Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin penyakit CoronaVac virus corona (COVID-19) Sinovac di Cacique de Ramos, salah satu blok karnaval tradisional di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (8/4/2021). REUTERS/Ricardo Moraes.


KONTAN.CO.ID - Kelompok Ahli Penasihat Strategis WHO (SAGE) tentang Imunisasi telah mengeluarkan Rekomendasi Sementara penggunaan vaksin COVID-19 yang tidak aktif, Sinovac-CoronaVac, yang dikembangkan oleh Sinovac/China National Pharmaceutical Group.

Artikel ini memberikan ringkasan rekomendasi sementara WHO tersebut, sekaligus menjawab banyak pertanyaan mengenai vaksin COVID-19 Sinovac, seperti kemanjuran, keamanan, sampai kemampuan menghadapi varian baru Civid-19.

Siapa yang harus divaksinasi dengan vaksin Covid-19 Sinovac terlebih dahulu?

Sementara persediaan vaksin COVID-19 terbatas, petugas kesehatan yang berisiko tinggi terpapar dan orang tua harus diprioritaskan untuk divaksinasi.

Negara-negara dapat merujuk pada Peta Jalan Prioritas WHO dan Kerangka Nilai WHO sebagai panduan untuk memprioritaskan kelompok sasaran mereka.

Vaksin Covid-19 Sinovac tidak direkomendasikan untuk orang yang berusia kurang dari 18 tahun, menunggu hasil penelitian lebih lanjut pada kelompok usia tersebut.

Baca Juga: Vaksin COVID-19 Sinovac: Apa yang perlu Anda ketahui

Haruskah ibu hamil divaksinasi dengan vaksin Covid-19 Sinovac?

Data yang tersedia tentang vaksin Sinovac-CoronaVac (COVID-19) pada wanita hamil tidak cukup untuk menilai kemanjuran vaksin atau kemungkinan risiko terkait vaksin pada kehamilan.

Namun, vaksin ini merupakan vaksin inaktif dengan adjuvant yang umum digunakan pada banyak vaksin lain dengan profil keamanan yang terdokumentasi dengan baik, seperti vaksin Hepatitis B dan Tetanus, termasuk pada wanita hamil.

Oleh karena itu, efektivitas vaksin Sinovac-CoronaVac (COVID-19) pada wanita hamil diharapkan sebanding dengan yang diamati pada wanita tidak hamil dengan usia yang sama.

Penelitian lebih lanjut diharapkan untuk mengevaluasi keamanan dan imunogenisitas pada wanita hamil.

Untuk sementara, WHO merekomendasikan penggunaan vaksin Sinovac-CoronaVac (COVID-19) pada wanita hamil ketika manfaat vaksinasi bagi wanita hamil lebih besar daripada potensi risikonya.

Untuk membantu ibu hamil melakukan penilaian ini, mereka harus diberikan informasi tentang risiko COVID-19 dalam kehamilan; kemungkinan manfaat vaksinasi dalam konteks epidemiologi lokal; dan keterbatasan data keamanan saat ini pada wanita hamil.

WHO tidak merekomendasikan tes kehamilan sebelum vaksinasi Covid-19 Sinovac. WHO tidak merekomendasikan menunda kehamilan atau mempertimbangkan untuk mengakhiri kehamilan karena vaksinasi.

Selanjutnya: Siapa lagi yang bisa divaksin menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac?

Editor: Hasbi Maulana
Terbaru