kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45780,32   4,77   0.62%
  • EMAS1.023.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.16%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Zumping, istilah putus cinta lewat Zoom saat physical distancing


Sabtu, 12 September 2020 / 14:40 WIB
Zumping, istilah putus cinta lewat Zoom saat physical distancing

Reporter: Virdita Rizki Ratriani | Editor: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat diminta untuk menerapkan physical distancing.  Pertemuan dan percakapan pun hanya bisa dilakukan melalui telepon, aplikasi bertukar pesan maupun video call.  

Jalinan percintaan maupun mengakhiri suatu hubungan selama wabah virus corona juga dilakukan melalui video call atau video conference. Salah satunya melalui aplikasi Zoom. 

Dilansir dari The Guardian, hal tersebut memunculkan istilah baru bernama zumping. Zumping berasal dari kata Zoom atau aplikasi populer untuk video call dan 'dumping' atau diputuskan. 

Jadi, zumping berarti memutuskan hubungan pacaran melalui video call atau Zoom. Istilah ini pertama kali diciptakan oleh The Guardian.

Baca Juga: Jadi orang terkaya ketiga di dunia, Elon Musk kini lebih tajir dari Mark Zuckerberg

Muncul karena lockdown 

Istilah ini populer setelah adanya lockdown di sejumlah wilayah. Selama lockdown, aktivitas kencan hanya bisa dilakukan melalui video call

Wabah virus corona memang membuat beberapa pasangan harus menunda pernikahan impian mereka. Meski demikian, beberapa pasangan masih yang tetap melangsungkan pernikahan juga menyiarkannya secara langsung.  

Seperti menggunakan tagar #zoomwedding di Instagram. Jadi, jika pasangan dapat memulai, menjalin hubungan melalui aplikasi, maka mereka juga bisa mengakhirinya melalui platform yang sama. Artinya, seseorang bisa dicampakkan menggunakan aplikasi Zoom. 

Baca Juga: Wow, kekayaan pemilik Zoom bertambah Rp 61,2 triliun cuma dalam beberapa jam



TERBARU

[X]
×