Anatomi Otak Manusia: Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya Masing-Masing

Rabu, 23 November 2022 | 10:24 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Anatomi Otak Manusia: Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya Masing-Masing

ILUSTRASI. Anatomi Otak Manusia: Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya Masing-Masing.


KONTAN.CO.ID -  Otak merupakan organ penting pada struktur organ dalam makhluk hidup yang memiliki fungsi yang beragam dan vital. 

Organ ini memiliki struktur anatomi yang kompleks dan fungsi yang penting untuk kelangsungan hidup makhluk hidup terutama manusia. 

Otak berfungsi sebagai pusat sistem saraf dan ingatan pada manusia. Jika ada sedikit kerusakan pada otak, manusia tidak bisa melakukan aktifitas dengan normal.

Mengutip dari Live Science, otak menerima sinyal dari organ sesorik dan memberikan informasi pada otot. Berat otak manusia sekitar 1.4 kg dan terbentuk dari jutaan sel bernama neuron. 

Baca Juga: Lowongan BUMN Jasa Raharja 2022 untuk Lulusan S1, Cek Syarat Daftarnya Ini

Neuron-neuron tersebut terhubung oleh miliaran sinapsis. Sinapsis inilah yang menjadi penyalur informasi di dalam otak. 

Karena fungsinya yang berhubungan dengan koordinasi saraf hingga kecerdasan, kesehatan otak perlu dijaga. 

Jika otak terkena penyakit atau gangguan lainnya, otomatis kinerja tubuh bahkan kemampuan seseorang dalam belajar dan berpikir bisa terganggu. 

Otak manusia memiliki struktur anatmoni yang terdiri atas berbagai bagian penting. Apa saja bagian-bagian otak? Mari simak penjelasannya di bawah ini yang dirangkum dari Healthline dan yankes.kemenkes.go.id. 

Bagian-bagian anatomi otak manusia

1. Cerebrum

Cerebrum atau otak besar merupakan bagian terbesar dari otak. Bagian ini terbagi menjadi dua: Otak kanan dan otak kiri. 

Setiap bagian dari otak besar terbagi menjadi beberapa bagian lagi yang disebut lobus. Setiap lobus memiliki fungsinya masing-masing

  • Lobus frontal: Bagian ini terdapat di bagian depan otak. Lobus frontal berfungsi mengendalikan perilaku manusia seperti kemampuan motorik, problem solving, hingga emosi dan kontrol impuls.
  • Lobus parietal: Terletak di bagian belakang lobus frontal. Fungsi bagian ini adalah mencerna informasi dari bagian otak lain.
  • Lobus temporal: Lobus ini terletak di area yang sama tingginya dengan telinga. Bagian ini berfungsi untuk mengingat bentuk, bahasa, dan memahami emosi dan interaksi orang lain.
  • Lobus okspital: Lobus ini terletak di bagian belakang otak. Fungsi bagian ini adalah mengendalikan penglihatan.
  • bagian bagian otak

2. Cerebellum

Otak kecil (cerebellum) terletak di bagian belakang otak, tepatnya di bawah lobus okspital. Otak kecil memiliki dua belahan, sama seperti otak besar.

Otak kecil berfungsi untuk menggerakkan motorik halus manusia. Motorik halus berfungsi pada pergerakan tangan dan kaki. 

Menulis dan menggerakkan jari-jari merupakan contoh pergerakan motorik halus. Bagian otak ini juga membantu tubuh menjaga keseimbangan, koordinasi, dan posisi tubuh.

Baca Juga: Siapapun Bisa Jadi Korban, Ini 21 Bentuk Kekerasan Seksual yang Wajib Dicegah

3. Talamus

Bagian otak ini memiliki fungsi seperti penyalur sinyal pada otak. Talamus juga berfungsi mengendalikan kesadaran, tidur, dan ingatan.

4. Hipotalamus

Hipotalamus merupakan bagian otak yang berfungsi untuk mengendalikan keseimbangan pada tubuh.  Bagian ini menjaga suhu tubuh, nafsu makan, memproduksi hormon dan melepaskannya. 

5. Batang otak

Batang otak terletak di depan otak kecil dan terhubung dengan saraf tulang belakang. Batang otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Otak tengah yang mengendalikan pergerakan mata dan memproses informasi visual dan audio.
  • Pons bertugas untuk mengendalikan pergerakan otot wajah dan mengirim informasi sensorik
  • Medulla oblongata terletak di bagian paling bawah otak. Bagian ini berfungsi mengendalikan fungsi jantung dan otak. 
  • Setiap bagian otak berisikan cairan bernama vertrikel. Cairan serebrospinal dan meninges melindungi otak dan batang otak dari guncangan. 

Demikian penjelasan singkat tentang bagian-bagian otak manusia. Kesehatan otak perlu dijaga agar kemampuan berpikir juga tidak berkurang. 

Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan melatih kemampuan otak dengan banyak membaca dan memecahkan masalah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru