KONTAN.CO.ID - Mengenal Ikrar Pelajar Indonesia yang diucapkan saat Upacara Bendera. Di tengah upaya pemerintah untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah-sekolah Indonesia, Ikrar Pelajar Indonesia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual upacara bendera setiap hari Senin pagi.
Ikrar ini tertuang Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman bukan sekadar rangkaian kalimat yang diucapkan bersama, tetapi pedoman sikap dan perilaku yang membentuk karakter pelajar Indonesia.
Mengamalkan setiap poin di dalamnya menjadi bekal penting bagi kita untuk tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak, cerdas, dan bertanggung jawab. ikrar ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen bersama para pelajar untuk membangun fondasi moral, disiplin, dan nasionalisme sejak dini.
Baca Juga: Hari Besar Tanggal 27 Januari: Ini 5 Peristiwa Penting Dunia dan Indonesia
Ikrar Pelajar Indonesia lahir dari keinginan menyeragamkan teks "janji siswa" yang sebelumnya bervariasi antar sekolah, sehingga menjadi lebih sederhana, mudah dihafal, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Tujuannya jelas untuk menanamkan nilai-nilai positif yang langsung dapat diamalkan, sekaligus memperkuat rasa hormat terhadap Tuhan, orang tua, guru, teman, serta tanah air.
Ikrar ini juga selaras dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.
Baca Juga: Kapan Imlek Tahun 2026 Dirayakan? Berikut Tanggal, Shio dan Maknanya
Isi Ikrar Pelajar Indonesia
Teks lengkap Ikrar Pelajar Indonesia yang dibacakan secara serentak oleh seluruh peserta upacara adalah sebagai berikut:
Kami Pelajar Indonesia berikrar untuk:
- Belajar dengan baik
- Menghormati orang tua (atau variasi: Cintai ayah dan ibu)
- Menghormati guru
- Rukun sama teman
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia (atau variasi: Cintai tanah air kita)
Baca Juga: Viral Imigran Indonesia Jadi Tentara US Army, Apa Syarat dan Benefitnya?
Setiap poin dalam ikrar ini memiliki makna mendalam:
- Belajar dengan baik mengingatkan pelajar bahwa pendidikan adalah tanggung jawab utama mereka. Ini bukan hanya tentang nilai akademik, melainkan usaha keras, kejujuran, dan pengembangan diri secara optimal.
- Menghormati orang tua menekankan bakti dan rasa syukur atas perjuangan keluarga sebagai pendidik pertama dalam hidup.
- Menghormati guru mengakui peran guru sebagai penerus ilmu dan pembimbing, dengan sikap sopan, mendengarkan, dan menghargai.
- Rukun sama teman mendorong toleransi, saling tolong-menolong, serta menghindari konflik di lingkungan sekolah yang beragam.
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menjadi pengingat terakhir agar pelajar selalu menjunjung tinggi Pancasila, menghargai keragaman suku, agama, dan budaya, serta menolak segala bentuk perpecahan.
Baca Juga: Siapa Saja Siswa yang Berhak Menerima Dana PIP? Berikut Ketentuannya
Dalam pelaksanaannya, ikrar ini biasanya dibacakan setelah pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, atau di bagian akhir upacara sebelum doa penutup. Semua siswa dan guru mengucapkannya bersama-sama untuk menimbulkan rasa kebersamaan dan komitmen kolektif.
Di beberapa sekolah, pembina upacara juga memberikan penjelasan singkat tentang makna setiap poin agar lebih bermakna.
Selain ikrar, aturan baru ini juga memperkenalkan lagu "Rukun Sama Teman" sebagai pengiring upacara, yang semakin memperkaya suasana pendidikan karakter di sekolah.
Dengan demikian, upacara bendera tidak lagi hanya tentang hormat kepada Sang Saka Merah Putih, melainkan juga momen refleksi diri bagi setiap pelajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Ikrar Pelajar Indonesia hanyalah kata-kata di permukaan—kekuatannya terletak pada pengamalan nyata di kehidupan sehari-hari.
Tonton: Prabowo Diskusi Bola dengan Zidane Zidane
Selanjutnya: 11 Daftar Saham Bakrie 2026: Cek Saham Induk hingga Sub-Holding
Menarik Dibaca: 10 Promo Payday Januari, Makan Enak di J.CO hingga HokBen Tanpa Bikin Kantong Bolong
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News