CLOSE [X]

Bilangan bulat: Pengertian, contoh, dan operasi hitung bilangan bulat

Selasa, 13 April 2021 | 13:33 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Bilangan bulat: Pengertian, contoh, dan operasi hitung bilangan bulat

ILUSTRASI. Bilangan bulat: Pengertian, contoh, dan operasi hitung bilangan bulat.


KONTAN.CO.ID -  Matematika adalah salah satu pelajaran yang akan selalu digunakan dimanapun kita berada. Matematika erat kaitannya dengan angka atau bilangan.

Ada banyak jenis bilangan yang diketahui oleh masyarakat seperti bilangan cacah, bilangan negatif, dan bilangan bulat. 

Bilangan bulat, bersumber dari Encyclopedia Britannica, adalah kumpulan bilangan yang terdiri dari bilangan cacah, nol, dan bilangan bulat negatif. 

Bilangan bulat disimbolkan dengan huruf Z. Bilangan seperti desimal dan pecahan tidak masuk dalam himpunan atau kumpulan bilangan bulat. 

Bilangan cacah terdiri dari bilangan nol (0) dan bilangan bulat positif. Contoh dari bilangan bulat positif adalah 1, 2, 3, dan seterusnya. 

Sedangkan bilangan bulat negatif contohnya adalah -3, -10, dan sebagainya. Nol merupakan bilang tersendiri dan tidak masuk dalam bilangan cacah atau bilangan bulat negatif.

Baca Juga: 50 universitas terbaik Indonesia versi Webometrics 2021, UI kembali raih peringkat 1

Melansir dari Lumen Learning, dalam garis bilangan, angka nol terletak di tengah-tengah. Di sebelah kanan adalah bilangan cacah dan di sebelah kiri adalah bilangan bulat negatif. 

Semakin ke kanan bilangan cacah di garis bilangan maka nilainya semakin besar. Sebaliknya semakin ke kiri bilangan negatif, maka nilainya semakin kecil. 

Garis bilangan pada bilangan bulat

Operasi hitung bilangan bulat

Dalam operasi hitung bilangan bulat, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Bersumber dari Byjus, operasi hitung pada bilang bulat diantaranya

  • Penjumlahan 

Penjumlahan bilangan bulat dengan tanda atau jenis yang sama maka hasilnya sama seperti jenis bilangan yang ditambahkan. 

Jika bilangan cacah ditambah bilangan cacah maka hasilnya juga bilangan cacah. Sedangkan bilangan negatif ditambah negatif hasilnya akan bilangan negatif. 

Contoh:
2 + 2 = 4
-2 + -2 = -4

Sedangkan untuk penjumlahan dengan dua jenis yang berbeda hasilnya merupakan hasil pengurangan dan jenisnya ditentukan dengan jenis bilangan yang paling besar. 

Jika bilangan yang lebih besar adalah negatif maka hasil pengurangannya akan negatif. Sebaliknya jika bilangan yang besar adalah bilangan cacah maka hasil pengurangannya adalah bilangan cacah. 

Contoh:
- 6 + 4 = -2
10 + (-5) = 5

  • Pengurangan

Pengurangan bilangan bulat dengan jenis yang sama bisa dijabarkan dengan contoh sebagai berikut:

3 - 2 = 1
-3 - (-3) = - 3 + 3 = 0

Untuk pengurangan dengan jenis yang berbeda contohnya adalah:

4 - (-5) = 4 + 5 = 9
-10 - 5 = 15

  • Perkalian

Dalam perkalian bilangan cacah atau positif dengan bilangan positif hasilnya adalah bilangan positif. 

Bilangan negatif dikali dengan bilangan negatif hasilnya bilangan positif. Sedangkan bilangan positif dikali dengan bilangan negatif hasilnya akan negatif.

Contoh: 
5 x 5 = 25
-6 x -2 = 12
-10 x 6 = -60

  • Pembagian 

Seperti perkalian, operasi hitung pembagian bilangan bulat juga menerapkan konsep yang mirip. 

Bilangan positif dibagi dengan bilangan positif hasilnya positif. Bilangan negatif dibagi dengan negatif hasilnya bilangan positif. Contohnya

9 : 3 = 3
-10 : -5 = 2

Pembagian bilangan campuran yaitu bilangan negatif dibagi positif atau sebaliknya hasilnya adalah bilangan negarif. 

Contoh:

-20 : 2 = -10
30 : -5 = -6

Selanjutnya: Daftar PKN STAN 2021? Ini persyaratan dan alur pendaftarannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Tiyas Septiana

Terbaru