KONTAN.CO.ID - Simak daftar Negara yang merayakan Tahun Baru paling awal dan paling akhir di Dunia .Setiap pergantian tahun, dunia tidak merayakan secara serentak di waktu yang sama.
Fenomena tersebut muncul karena perbedaan zona waktu (time zone) dan Garis Tanggal Internasional (International Date Line). Sehingga, tahun baru datang seperti gelombang yang bergulir dari timur ke barat, memakan waktu sekitar 26 jam hingga mencapai semua zona waktu.
Pada 1 Januari 2026, proses ini dimulai dari kepulauan Pasifik yang terpencil dan berakhir di samudra yang sama, tetapi di sisi lain garis tanggal.
Baca Juga: Kenapa Tradisi Barbecue Menjadi Ritual Malam Tahun Baru? Intip Sejarah Panjangnya
Negara Paling Awal
Melansir laman Space, negara pertama yang menyambut tahun baru 2026 adalah Kiribati, khususnya Pulau Kiritimati (Christmas Island) di Kepulauan Line. Kiribati berada di zona waktu paling timur di dunia, UTC+14:00.
Keputusan pemerintah Kiribati pada 1995 untuk memindahkan Garis Tanggal Internasional membuat pulau ini selalu menjadi yang pertama merayakan tahun baru.
Perayaan di sana sederhana: doa di gereja, tarian tradisional, dan makan bersama keluarga—tanpa kembang api megah seperti di kota besar.
Setelah Kiribati, tahun baru menyusul ke Tonga, Samoa, Selandia Baru (Auckland), dan Australia (Sydney dengan kembang api ikoniknya).
Baca Juga: Daftar Hari Besar Setiap 2 Januari: HUT Legiun Veteran RI hingga Apresiasi Introvert
Urutan Indonesia dalam Perayaan Tahun Baru Dunia
Indonesia memiliki tiga zona waktu, sehingga merayakannya secara bertahap:
- Bagian timur (WIT, UTC+09:00): Papua, Maluku merayakan paling awal di Indonesia, bersamaan dengan Jepang dan Korea Selatan. Ini sekitar urutan ke-10 hingga ke-15 secara global (setelah Kiribati, Selandia Baru, Australia, Fiji, Rusia timur, dan beberapa negara Pasifik kecil).
- Bagian tengah (WITA, UTC+08:00): Bali, Sulawesi, Kalimantan bersama Malaysia, Singapura, dan Filipina.
- Bagian barat (WIB, UTC+07:00): Jakarta, Sumatra, Jawa bersama Thailand dan Vietnam.
Baca Juga: Ini 6 Fakta Menarik Peristiwa dan Peringatan Besar di Tahun 2026
Secara keseluruhan, Indonesia termasuk dalam kelompok negara Asia Tenggara yang merayakan tahun baru sekitar urutan ke-20 hingga ke-25 dari total sekitar 38-39 zona waktu berpenghuni.
Ada sekitar 15-20 negara/teritori yang merayakan sebelum bagian barat Indonesia (seperti Jakarta), termasuk semua negara Pasifik dan sebagian besar Asia Timur.
Di Jakarta, perayaan sering megah dengan kembang api di Bundaran HI, Ancol, atau Monas, meski kadang dibatasi karena cuaca atau regulasi.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 1 Januari Selain Tahun Baru? Ini 3 Daftar Peringatannya
Negara Paling Akhir
Tempat berpenghuni terakhir yang menyambut tahun baru adalah American Samoa, wilayah AS di Pasifik Selatan.
Saat warga di sana merayakan tengah malam, sebagian besar dunia sudah berada di 1 Januari selama hampir sehari penuh. Pulau tak berpenghuni seperti Baker Island dan Howland Island (juga milik AS) secara teknis menjadi yang paling akhir (UTC-12:00), tapi tanpa penduduk.
Menariknya, Samoa (bukan American Samoa) merayakan lebih awal karena berada di sisi lain Garis Tanggal Internasional, hanya terpisah beberapa kilometer tapi beda hampir 24 jam!
Semua ini karena rotasi Bumi dan sistem zona waktu yang dibuat manusia. Garis Tanggal Internasional membengkok untuk alasan politik dan ekonomi, sehingga Kiribati "memenangkan" posisi pertama sejak 1995.
Demikian informasi menarik terkait Negara yang merayakan Tahun Baru paling awal dan paling akhir di Dunia.
Tonton: BMKG Prediksi Seluruh Pulau Jawa Masuki Puncak Musim Hujan pada Januari 2026
Selanjutnya: Bos AI Meta Tunda Punya Anak Tunggu Chip Otak Musk!
Menarik Dibaca: Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Hujan Lebat di Sebagian Jawa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News