Jarang Tahu! 4 Hari Besar Internasional yang Jatuh Setiap Tanggal 18 Januari

Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:50 WIB
Jarang Tahu! 4 Hari Besar Internasional yang Jatuh Setiap Tanggal 18 Januari

ILUSTRASI. World Religion Day (Dok/Freepik)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 18 Januari. Tanggal Minggu, 18 Januari 2026, merupakan hari akhir pekan biasa di Indonesia dan tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional atau cuti bersama resmi berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Tidak ada peringatan keagamaan atau nasional resmi yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal ini.

Namun, tanggal tersebut menjadi bagian dari long weekend pasca-libur nasional Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 16 Januari 2026, sehingga masyarakat Indonesia banyak yang menikmati libur tiga hari berturut-turut (Jumat hingga Minggu).

Hal ini memberikan kesempatan bagi keluarga untuk beristirahat, berwisata singkat, atau berkumpul setelah perayaan keagamaan kemarin.

Baca Juga: Kapan Puasa Ramadan Dimulai? Cek Selisih 1 Hari Versi Kemenag dan Muhammadiyah

Hari Besar Internasional Mendominasi

Secara nasional, tidak ada upacara resmi atau kegiatan besar yang diwajibkan. Namun, secara internasional, 18 Januari 2026 (yang jatuh pada Minggu ketiga Januari) diperingati sebagai hari-hari observasi global yang bermakna.

Berikut rincian hari besar dan peringatan utama pada tanggal tersebut, berdasarkan kalender umum, sumber resmi seperti Time and Date hingga National Today.

1. Hari Agama Sedunia (World Religion Day)

Diperingati setiap Minggu ketiga bulan Januari (pada tahun 2026 jatuh tepat pada 18 Januari). Hari ini merupakan inisiatif global yang pertama kali digagas oleh Majelis Spiritual Nasional Bahá'í Amerika Serikat pada tahun 1950.

Tujuannya adalah mempromosikan toleransi antaragama, saling menghormati, serta dialog lintas keyakinan untuk membangun perdamaian dunia. Maknanya sangat relevan bagi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus memiliki keragaman agama yang luar biasa (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan kepercayaan lokal).

Peringatan ini mendorong masyarakat untuk: 

  • Membangun pemahaman lintas agama guna menghindari konflik berbasis keyakinan.  
  • Memperkuat persatuan dalam keberagaman sesuai prinsip Bhinneka Tunggal Ika.  
  • Mengadakan kegiatan seperti seminar, doa bersama lintas agama, diskusi terbuka, atau kegiatan sosial bersama.

Di berbagai negara, termasuk Indonesia, komunitas keagamaan, organisasi lintas agama (seperti Forum Kerukunan Umat Beragama/FKUB), dan lembaga pendidikan sering menggelar acara serupa untuk mempererat harmoni sosial.

Observasi ini semakin penting di era globalisasi, di mana dialog antaragama dapat mencegah polarisasi dan memupuk perdamaian berkelanjutan.

Baca Juga: Apa Saja Peringatan Setiap 17 Januari? Cek 4 Hari Besar Nasional dan Internasional

2. Hari Salju Sedunia (World Snow Day)

Diperingati secara global pada Minggu ketiga Januari (2026: 18 Januari), diprakarsai oleh Federasi Ski Internasional (FIS) sejak 2012 sebagai bagian dari kampanye "Bring Children to the Snow".

Hari ini bertujuan untuk menghargai keindahan salju, manfaatnya bagi ekosistem pegunungan (seperti sumber air tawar dan biodiversitas), serta mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan bersalju di tengah ancaman perubahan iklim global.

Meskipun Indonesia tidak memiliki salju alami (kecuali di puncak gunung tertinggi seperti Carstensz Pyramid di Papua), peringatan ini sering dikaitkan dengan isu pelestarian alam secara luas, seperti perlindungan hutan pegunungan, pencegahan pemanasan global, dan promosi olahraga musim dingin bagi anak-anak di negara-negara bersalju.

Kegiatan global biasanya meliputi festival salju, pelajaran ski gratis untuk anak muda, kampanye kesadaran lingkungan, serta acara virtual untuk mengedukasi tentang dampak iklim terhadap salju abadi. Di negara tropis seperti Indonesia, ini bisa menjadi momen refleksi tentang pentingnya menjaga ekosistem pegunungan lokal agar tetap lestari.

Baca Juga: Daftar Penerima Tarif Reduksi Tiket KAI, Ini Cara Dapatkan Diskonnya

3. Winnie the Pooh Day

Hari menghormati karakter beruang kuning ikonik dari buku klasik karya A.A. Milne (lahir 18 Januari 1882).

Dirayakan dengan membaca cerita Winnie the Pooh dan teman-temannya (seperti Piglet, Tigger, dan Eeyore), menonton film animasi Disney, bermain permainan Poohsticks (melempar ranting ke sungai dan lihat mana yang lebih cepat), atau berbagi meme lucu bersama keluarga dan anak-anak.

Peringatan ini mengajak orang dewasa untuk kembali ke masa kecil dan menikmati kesederhanaan serta kehangatan persahabatan.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar pada 16 Januari? Ini Daftar Peringatan Selain Isra Miraj

4. National Gourmet Coffee Day

Hari bagi pecinta kopi untuk menikmati kopi berkualitas tinggi. Bisa dengan mencoba brew spesial di kafe favorit, home brewing dengan metode pour-over atau French press, atau mengadakan coffee tasting bersama teman sambil memasangkan dengan pastry atau dessert.

Di Indonesia, yang dikenal sebagai produsen kopi premium seperti Kopi Luwak atau Gayo, hari ini cocok untuk eksplorasi rasa kopi lokal dan mendukung petani kopi nasional.

Meskipun tidak ada peringatan nasional, hari tersebut menjadi momen bagi masyarakat Indonesia untuk beristirahat, berwisata singkat, atau berkumpul setelah perayaan keagamaan, memberikan jeda tiga hari berturut-turut (Jumat hingga Minggu).

Tonton: KPK Duga Petinggi PBNU Terima Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Biro Travel

Selanjutnya: Samsung Galaxy A37 Siap Meluncur, Performa Exynos Siap Ungguli Samsung A36

Menarik Dibaca: Samsung Galaxy A37 Siap Meluncur, Performa Exynos Siap Ungguli Samsung A36

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru