Kenapa langit berwarna biru? Inilah penjelasan ilmiahnya

Kamis, 25 November 2021 | 15:03 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Kenapa langit berwarna biru? Inilah penjelasan ilmiahnya

ILUSTRASI. Kenapa langit berwarna biru? Inilah penjelasan ilmiahnya.

KONTAN.CO.ID - Kenapa langit berwarna biru? Pertanyaan tersebut barangkali cukup sering ditanyakan oleh anak kecil. Meski begitu, rupanya banyak juga orang dewasa yang masih kesulitan menjawab mengapa langit biru.

Dikutip dari The Meteorological Office Inggris, jawaban pertanyaan kenapa langit biru adalah karena bagi mata manusia hanya bisa menangkap gelombang pendek cahaya biru yang tersebar di atmosfer ketimbang spektrum warna lainnya.

Langit sendiri sebenarnya memiliki banyak warna. Namun, keterbatasan mata manusia menangkap spektrum warna membuat langit seolah didominasi warna biru.

Baca Juga: Selain Ikan Cupang, Daun Ketapang Juga Bermanfaat untuk Ikan Hias

Untuk memahami mengapa langit berwarna biru, pertama-tama perlu memahami konsep cahaya. Meskipun cahaya dari Matahari terlihat putih dan oranye, sebenarnya ia terdiri dari spektrum warna yang berbeda, seperti yang dapat dilihat saat munculnya pelangi.

Anda dapat menganggap cahaya sebagai gelombang energi, dan warna yang berbeda memiliki panjang gelombang yang berbeda. 

Di salah satu ujung spektrum adalah cahaya merah yang memiliki panjang gelombang terpanjang dan di ujung lainnya adalah cahaya biru dan ungu yang memiliki panjang gelombang jauh lebih pendek.

Baca Juga: Seberapa Sering Seharusnya Mengganti Air Akuarium?

 

Kenapa langit berwarna biru?

Ketika cahaya matahari mencapai atmosfer Bumi, cahaya itu dihamburkan, atau dibelokkan, oleh molekul-molekul kecil gas (kebanyakan nitrogen dan oksigen) di udara.

Karena molekul-molekul ini jauh lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya, jumlah hamburan tergantung pada panjang gelombang. Efek ini disebut hamburan Rayleigh, sesuai dengan nama sosok ilmuan penemunya, Lord Rayleigh.

Panjang gelombang yang lebih pendek yakni ungu dan biru tersebar paling kuat, sehingga lebih banyak cahaya biru yang dihamburkan ke mata kita daripada warna lainnya. 

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa langit tidak terlihat ungu meskipun cahaya ungu tersebar lebih kuat daripada biru. Ini karena mata kita jauh lebih sensitif terhadap warna biru.

Baca Juga: Ini dia manfaat kulit telur beserta cara mengolahnya, jangan langsung dibuang

Cahaya biru yang memberi warna pada langit, cukup terang untuk membuat semua bintang yang kita lihat di malam hari menghilang karena cahaya yang mereka pancarkan jauh lebih redup.

Mengapa warna biru memudar saat semakin siang dan berganti menjadi putih terang? Anda mungkin juga memperhatikan bahwa langit cenderung paling cerah di atas kepala dan memudar menjadi pucat saat mencapai cakrawala. 

Hal ini karena cahaya dari Matahari makin menjauh, sehingga sebaran cahanya mulai berkurang. Permukaan Bumi yang bulat juga berperan dalam menghamburkan dan memantulkan cahaya ini. 

Sebagai hasil dari peningkatan jumlah hamburan ini, dominasi cahaya biru berkurang dan kita melihat peningkatan jumlah cahaya putih.

Selanjutnya: Pasca masuk MSCI Small Cap, Lippo Karawaci harapkan kontribusi SILO makin signifikan

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru