KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 26 Januari yang penuh makna. Tanggal 26 Januari menjadi hari yang sarat makna baik di tingkat nasional maupun internasional, meskipun bukan hari libur nasional di Indonesia.
Di tanah air, kita memperingati Hari Bhakti Imigrasi, yang menandai berdirinya Direktorat Jenderal Imigrasi pada 26 Januari 1950, sebagai bentuk penghargaan atas peran krusial aparatur imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan lalu lintas orang, penerbitan paspor, visa, serta pencegahan kejahatan lintas batas.
Secara global, tanggal ini diresmikan sebagai Hari Energi Bersih Internasional oleh PBB untuk mendorong transisi ke energi terbarukan dan akses energi bersih bagi semua, serta Hari Pendidikan Lingkungan Internasional yang menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan dalam melindungi planet.
Baca Juga: Kapan Imlek Tahun 2026 Dirayakan? Berikut Tanggal, Shio dan Maknanya
Selain itu, dunia juga mengenal Australia Day sebagai hari nasional Australia yang kontroversial, serta berbagai peringatan ringan seperti National Green Juice Day dan Bubble Wrap Appreciation Day.
Hari ini mengingatkan kita akan keseimbangan antara pengabdian negara, keberlanjutan lingkungan, dan energi masa depan yang lebih hijau.
Berikut ini latar belakang setiap hari besar 26 Januari yang memiliki sejarah masing-masing.
Baca Juga: Hari Besar Setiap 25 Januari: Ada Apa di Balik Hari Gizi dan Kusta Sedunia?
1. Hari Bhakti Imigrasi
Melansir Ditjen Imigrasi, peringatan ini diperingati setiap 26 Januari untuk memperingati berdirinya Direktorat Jenderal Imigrasi pada 26 Januari 1950 berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman No. JB/4/1/1950.
Hari tersebut menjadi momen untuk mengapresiasi peran aparatur imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan lalu lintas orang, penerbitan paspor, visa, izin tinggal, serta pencegahan kejahatan lintas batas.
Di Indonesia, hari ini dirayakan dengan upacara bendera, seminar, penghargaan pegawai berprestasi, dan kegiatan sosial seperti bakti masyarakat, dengan tema tahunan yang sering menekankan inovasi digital seperti e-paspor dan penguatan border security.
Baca Juga: Peringatan Penting 24 Januari: Hari Pendidikan Internasional hingga Daur Ulang Ponsel
2. Hari Energi Bersih Internasional (International Day of Clean Energy)
Hari Energi Bersih Internasional diperingati setiap 26 Januari sejak ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 2018 melalui Resolusi A/RES/72/255.
Momen ini untuk mendorong transisi global menuju energi terbarukan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target SDG 7 (energi bersih dan terjangkau).
Hari ini menjadi panggilan untuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat meningkatkan investasi pada energi surya, angin, hidro, dan teknologi hijau lainnya, sekaligus menekankan pentingnya akses energi bersih bagi negara berkembang dalam mengatasi perubahan iklim dan mencapai net-zero emissions.
Baca Juga: Peringatan Penting 24 Januari: Hari Pendidikan Internasional hingga Daur Ulang Ponsel
3. Hari Pendidikan Lingkungan Internasional (International Day of Environmental Education)
Mengutip laman National Today, Hari Pendidikan Lingkungan Internasional diperingati pada 26 Januari untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya pendidikan lingkungan dalam membentuk perilaku berkelanjutan dan melindungi planet.
Peringatan ini mendorong integrasi isu lingkungan seperti konservasi alam, pengelolaan sampah, penghematan energi, dan adaptasi iklim ke dalam kurikulum sekolah, komunitas, dan program publik, agar generasi muda memahami tanggung jawab bersama menjaga bumi untuk masa depan yang lebih hijau dan lestari.
Baca Juga: Viral Imigran Indonesia Jadi Tentara US Army, Apa Syarat dan Benefitnya?
4. Australia Day
Terakhir, ada Australia Day diperingati setiap 26 Januari untuk memperingati kedatangan armada First Fleet Inggris di Sydney Cove pada 26 Januari 1788, yang menandai awal kolonisasi Eropa di Australia.
Hari nasional ini dirayakan dengan upacara resmi, pesta kembang api, konser, dan acara komunitas.
Meskipun kontroversial karena bagi masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islander disebut sebagai "Invasion Day" atau "Survival Day" yang mengingatkan pada dampak kolonialisme terhadap budaya asli mereka.
Tonton: Cuaca Ekstrem Jakarta Sampai Kapan? Ini Penjelasan BMKG
Selanjutnya: 10 Film Netflix Teratas Hari Ini 25 Januari 2026, Banyak Film Indonesia
Menarik Dibaca: Keamanan Instagram: Wajib Tahu 5 Cara Mudah Agar Akun Tak Dibobol
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News