CARI TAHU - JAKARTA. Simak arti Mayday dalam dunia penerbangan. Istilah ini muncul seiring dengan beberapa kejadian terkait gangguan penerbangan pesawat.
Mayday merupakan istilah internasional yang digunakan dalam komunikasi penerbangan, maritim, dan situasi darurat lainnya untuk menyatakan bahwa sebuah pesawat atau kapal sedang menghadapi keadaan darurat serius yang memerlukan bantuan segera.
Istilah ini berasal dari frasa dalam bahasa Prancis "m'aider" yang berarti "tolong saya".
Dalam penerbangan, "Mayday" adalah sinyal darurat tingkat tertinggi. Ini digunakan saat situasi membahayakan nyawa, seperti kegagalan mesin, kebakaran di pesawat, atau keadaan darurat medis yang memerlukan pendaratan segera.
Baca Juga: Kecelakaan Jeju Air Terparah di Korea Selatan: 179 Meninggal Dunia, Dua Selamat
Sejarah Istilah Mayday dalam Penerbangan
Melansir dari laman Aerotime, istilah "Mayday" berasal dari frasa dalam bahasa Prancis "m’aider", yang berarti "tolong saya." Istilah ini pertama kali diadopsi sebagai sinyal darurat dalam dunia penerbangan pada awal tahun 1920-an.
Penggunaan istilah ini dikreditkan kepada Frederick Stanley Mockford, seorang petugas radio senior di Bandara Croydon, London. Istilah ini dipilih karena memiliki suara yang khas dan jelas, sehingga mudah dikenali melalui transmisi radio.
Komunikasi ini dikirim melalui frekuensi radio darurat internasional, seperti 121.5 MHz untuk penerbangan atau 2182 kHz dalam komunikasi maritim.
Makna dan Tingkatan Darurat.
Baca Juga: Kecelakaan Jeju Air: Salah Satu Terburuk dalam Sejarah Penerbangan Korea Selatan
Prosedur Penggunaan
Saat menyampaikan Mayday, pilot memberikan informasi rinci seperti identitas pesawat (nomor penerbangan atau registrasi), lokasi, sifat darurat, jumlah penumpang, dan rencana tindakan berikutnya.
Pilot mengucapkan "Mayday" tiga kali berturut-turut (contoh: "Mayday, Mayday, Mayday") untuk memastikan sinyal darurat tidak disalahartikan atau diabaikan.
Mayday menunjukkan situasi yang langsung mengancam keselamatan nyawa atau integritas pesawat.
Untuk keadaan darurat yang kurang kritis, istilah "Pan-Pan" digunakan. Misalnya, ketika ada masalah teknis yang serius tetapi tidak segera membahayakan nyawa.
Baca Juga: Ilmuwan Peringatkan Fenomena yang Dapat Membawa Manusia Kembali ke Zaman Kegelapan
Tindakan Setelah Sinyal Mayday
Pihak pengendali lalu lintas udara (Air Traffic Control/ATC) memberikan prioritas penuh kepada pesawat yang menyampaikan sinyal Mayday.
Pesawat lain di sekitar juga wajib mendengar komunikasi darurat ini dan menjauh dari rute pesawat yang mengalami masalah, jika diperlukan.
Ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh pilot bekerja sama dengan ATC.
1. Ambil Tindakan Darurat
Ikuti checklist darurat sesuai masalah yang dihadapi, seperti memadamkan api, mengatur tekanan kabin, atau menstabilkan sistem kontrol.
Prioritaskan keselamatan penumpang dan awak.
2. Komunikasi dengan ATC
Ikuti instruksi dari ATC untuk panduan lebih lanjut, seperti rute menuju bandara terdekat, bantuan pencarian dan penyelamatan (SAR), atau arahan pendaratan.
Jika komunikasi gagal, lanjutkan prosedur berdasarkan training dan manual operasional pesawat.
3. Siapkan Pendaratan Darurat
Pilih lokasi pendaratan darurat yang paling aman, seperti bandara terdekat, jalan bebas hambatan, atau lahan terbuka. Pastikan semua penumpang siap dengan prosedur pendaratan darurat.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Biaya Ibadah Haji 2025 Turun
4. Aktifkan Emergency Locator Transmitter (ELT)
ELT secara otomatis mengirimkan sinyal lokasi darurat setelah terpicu, namun pastikan perangkat ini diaktifkan jika situasi memerlukan.
5. Evakuasi Setelah Pendaratan
Setelah pendaratan darurat, segera evakuasi semua orang dari pesawat jika situasi memungkinkan. Hindari area berbahaya, seperti dekat bahan bakar atau lokasi kebakaran.
6. Koordinasi dengan Tim Penyelamat
Tetap tenang dan berkomunikasi dengan tim penyelamat untuk memberikan informasi terkini tentang kondisi awak dan penumpang.
Pengenalan panggilan darurat Mayday dalam penerbangan merupakan respons terhadap kebutuhan akan sinyal darurat yang terstandar.
Baca Juga: Sebelum Sempat Luncurkan Rudal, Rusia Tembak Jatuh Jet Tempur F-16
Seiring meningkatnya perjalanan udara, insiden seperti kerusakan pesawat, keadaan darurat di dalam penerbangan, dan potensi kecelakaan memerlukan panggilan bantuan yang dapat dipahami secara universal.
Panggilan Mayday mengisi kekosongan ini, memastikan bahwa situasi darurat dapat segera diidentifikasi dan bantuan dikirimkan dengan cepat.
Itulah penjelasan terkait arti Mayday dalam dunia penerbangan sehingga dapat menjadi pengetahuan baru.
Tonton: Kecelakaan Pesawat, Jeju Air Tergelincir di Bandara Muan Korsel, 28 Orang Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News