Globalisasi: Pengertian, Teori, Faktor Penyebab, dan Dampak dari Globalisasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 14:09 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Globalisasi: Pengertian, Teori, Faktor Penyebab, dan Dampak dari Globalisasi

ILUSTRASI. Globalisasi: Pengertian, Teori, Faktor Penyebab, dan Dampak dari Globalisasi.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


KONTAN.CO.ID -  Saat ini setiap negara di dunia seakan terhubung dengan sebuah jembatan yang tidak kasat mata yang membuat segala transaksi menjadi sangat mudah.

Terhubungnya negara-negara di dunia ini biasa dikenal dengan globalisasi. Lalu apa itu globalisasi?

Globalisasi, bersumber dari laman BBC, adalah suatu proses di mana dunia saling terhubung dengan adanya kegiatan perdagangan dan pertukaran budaya. 

Istilah tersebut berasal dari kata globe yang artinya dunia. Seiring berkembangnya teknologi, negara-negara di dunia saling terhubung dan informasi bisa tersampaikan dengan cepat. 

Baca Juga: Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Mendaftar Calon Taruna Akmil TNI AD 2023

Imbas dari proses ini adalah batas jarak, budaya, hingga bahasa seakan hilang. Proses globalisasi tersebut menimbulkan berbagai dampak baik dampak positif maupun negatif di berbagai bidang seperti ekonomi, politik, dan sosial budaya.

Teori dan faktor pemicu globalisasi

Berbagai ahli memberikan pengertian tentang apa itu globalisasi. Beberapa teori tersebut, merangkum dari e-modul Sosiologi Kemendikbud Ristek, diantaranya:

  • Martin Albrow: Globalisasi adalah seluruh proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggul, komunitas global dengan lokasi lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya. 
  • Achmad Suparman: Globalisasi merupakan suatu proses yang menjadikan suatu benda atau perilaku sebagai ciri dari setiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah. 
  • Anthony Giddens: Globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara peristiwa di satu lokasi dengan lokasi lainnya.
  • Selo Soemardjan: Globalisasi merupakan suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama.
  • Laurence E. Rothemberg: Globalisasi adalah percepatan dari intensifikasi interaksi dan integrasi antara orang-orang, perusahaan, dan pemerintah dari negara yang berbeda.

Globalisasi tidak serta merta tersebar begitu saja, ada berbagai faktor yang menyebabkan globalisasi bisa berkembang pesat. Dari berbagai banyak faktor, ada penyebab utama dari globalisasi diantaranya:

  • Perkembangan teknologi informasi
  • Perkembangan sistem transportasi
  • Majunya bisnis ekonomi
  • Kerjasama ekonomi internasional
  • Konflik antar negara berkurang.
  • Sumber Daya Alam (SDA) yang berkurang.

Baca Juga: Bank DKI Salurkan KUR Sebesar Rp1,15 Triliun Sepanjang Tahun 2022

Dampak-dampak dari globalisasi

Mudahnya informasi yang masuk dari berbagai negara tentu membawa dampak baik serta buruk. Dampak-dampak tersebut diantaranya:

Dampak positif globalisasi

  • Dapat memperoleh kebutuhan hidup yang lebih bervariasi dan murah. 
  • Berbagai informasi bermanfaat bisa didapat dengan cepat karena sudah terhubung dengan jaringan data pusat.
  • Pembangunan infrastruktur dan suprastruktur semakin pesat.
  • Penegakan hukum, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), dan kedewasaan demokrasi politik semakin meningkat 
  • Kesejahteraan hidup masyarakat semakin baik karena ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat. 
  • Wawasan menjadi lebih luas karena mampu memahami dan menangani permasalahan yang beragam. 
  • Hubungan antar negara di sektor ekonomi semakin meningkat. 
  • Kualitas produksi meningkat agar bisa bersaing di pasar internasional 
  • Meningkatkan kepribadian, sikap hidup, pola pikir, disiplin, dan etos kerja yang berdampak pada peningkatan kualitas kerja dan individu.

Dampak negatif globalisasi

  • Kesenjangan kepemilikan modal yang mengakibatkan kesenjangan sosial-ekonomi yang akan mendorong terjadinya kapitalisme di dunia ekonomi. 
  • Pembangunan tidak merata antara daerah maju dengan daerah terpencil 
  • Terbentuknya jaringan global dimana poros kendali terdapat di negara dengan kekuatan ekonomi raksasa. Hal ini menyebabkan ketergantungan negara miskin 
  • Budaya luhur bangsa memudar bahkan hilang akibat pengaruh budaya asing yang masuk.
  • Masuknya paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara sehingga membuat hubungan antar masyarakat terganggu
  • Meningkatkan liberalisme, individualistis, materialisme, dan permasalahan sosial lainnya yang mengancam kebudayaan dan nilai sosial. 
  • Tindak kriminalitas menjadi lebih beragam akibat pengaruh film dan tontonan dari negara asing. Penyakit sosial seperti penyalahgunaan narkoba hingga pornografi juga meningkat.
  • Lingkungan dan SDA yang terganggu kualitasnya akibat industri yang berkembang pesat dan eksplorasi tanpa kendali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru